Selasa, 07 Jul 2020 10:15 WIB

Lebih dari 10 Ribu Warga Australia Menolak Dites, Termakan 'Konspirasi'?

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
PARIS, FRANCE - JUNE 27:  Bill Gates, the co-Founder of the Microsoft company and and co-Founder of the Bill and Melinda Gates Foundation, delivers a speech during a press conference at the Solidays festival, on June 27, 2014 in Paris, France. Bill Gates visited the 16th edition of the Solidays music festival, dedicated to the fight against AIDS.  (Photo by Thierry Chesnot/Getty Images) Bill Gates kerap dikaitkan dengan teori konspirasi Corona. (Foto ilustrasi: Getty Images/Thierry Chesnot)
Jakarta -

Lebih dari 10 ribu warga Melbourne, Australia menolak dites Corona. Hal ini tentunya menghambat upaya penanganan virus Corona COVID-19 di Australia.

Dikutip dari SCMP, hal ini disampaikan otoritas kesehatan Australia pada Jumat lalu. Para pejabat di negara tersebut memperingatkan dan memohon masyarakat agar mau menjalani tes virus Corona.

Warga Australia juga diminta untuk tidak mengabaikan informasi penting terkait virus Corona COVID-19 yang dimuat secara online. Australia sendiri diketahui telah melonggarkan pembatasan di beberapa wilayah dan tengah berjuang melawan puluhan kasus baru setiap hari.

"Namun mengecewakan, kami memiliki lebih dari 10.000 orang yang menolak untuk dites," kata Menteri Kesehatan Jenny Mikakos.

Pejabat masih menganalisis alasan lebih dari 10 ribu warga menolak untuk dites Corona.

"Laporan yang saya terima adalah bahwa beberapa orang percaya virus Corona adalah konspirasi, atau bahwa itu tidak akan berdampak pada mereka," jelas Mikakos.

"Yang ingin saya tekankan di sini adalah bahwa virus Corona adalah virus yang sangat menular. Itu bisa melalui keluarga Anda dengan sangat cepat," lanjutnya.

Menkes Mikakos mengatakan tes Corona sangat penting untuk dilakukan demi melacak kasus-kasus Corona sehingga menghindari penyebaran penyakit COVID-19 lebih luas. Dalam seminggu terakhir, 160.000 tes telah dilakukan di Australia dan hampir 100.000 warga dihampiri oleh petugas setempat untuk dites Corona.

Salah satu ahli teori konspirasi Australia terkemuka, dengan 250.000 pengikut di Instagram telah membuat klaim palsu tentang 'alat tes yang terkontaminasi'. Namun, faktanya beberapa klaim palsu bahwa pengujian adalah alasan untuk menanamkan 'microchip' yang didanai Bill Gates sudah dibantah.

Di tengah banjir disinformasi, warga juga menyatakan kegelisahan mendalam tentang dampak diterapkannya lockdown kembali.



Simak Video "WHO Sebut 3 Tempat yang Mudah Tularkan Virus Corona "
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)