Kamis, 09 Jul 2020 18:38 WIB

Awas! Diabetes Bisa Jadi Pemicu Penyakit Mematikan

Inkana Putri - detikHealth
diabetes Foto: shutterstock
Jakarta -

Diabetes sering kali disebut sebagai salah satu jenis penyakit yang mematikan. Tingginya gula darah yang ada dalam tubuh memang dapat menyebabkan berbagai efek samping bagi tubuh. Berdasarkan data dari International Diabetes Federation di tahun 2019, terdapat 1 kematian di dunia akibat diabetes dan komplikasinya setiap 8 detik. Bahkan, hampir setengah dari jumlah kematian akibat diabetes ini terjadi pada mereka yang masih termasuk usia produktif, atau di bawah 60 tahun.

Diabetes memang berkaitan dengan berbagai macam komplikasi kesehatan yang berbahaya. Seperti yang dipaparkan oleh International Diabetes Federation, tingginya kadar gula darah pada penderita diabetes dapat menyebabkan peningkatan risiko penyakit-penyakit berbahaya sebagai berikut.

Penyakit Jantung
Penyakit jantung sering disebut sebagai penyebab kematian utama pada penderita diabetes. Tingginya kadar gula dapat menjadi pemicu rusaknya pembuluh darah sehingga berakibat terjadinya gangguan pada jantung. Bahkan, jika penyakit jantung berkaitan dengan komplikasi fatal seperti jantung koroner dapat mengakibatkan serangan jantung dan stroke.

Penyakit Ginjal
Diabetes yang tergolong parah juga dapat mengakibatkan kerusakan pembuluh darah pada. Hal ini biasanya terjadi jika kadar gula sulit dikontrol. Ginjal yang berfungsi menyaring racun akan kesulitan bekerja sehingga bisa berdampak terhadap gagal ginjal.

Kerusakan Sistem Saraf
Selain itu, diabetes juga berdampak pada kerusakan sistem saraf. Umumnya, rasa nyeri, kesemutan, dan hilang rasa menjadi tanda-tanda rusaknya sistem saraf pada penderita diabetes. Kehilangan rasa atau sensasi ini dapat berbahaya terutama jika terjadi luka, bahkan bisa berujung pada infeksi dan risiko amputasi.

Gangguan Kebutaan
Tak hanya berdampak terhadap sistem saraf, diabetes juga dapat berdampak pada gangguan penglihatan. Bahkan, jika dibiarkan begitu saja bisa berujung pada kebutaan.

Untuk mengurangi risiko diabetes dapat dilakukan dengan menjalankan hidup sehat seperti menjaga pola makan sehat, menjaga berat badan dalam kisaran normal, dan rutin berolahraga. Seperti yang dikutip dari International Diabetes Federation, pola makan sehat dapat dilakukan dengan memperbanyak konsumsi sayur dan buah, daging rendah lemak, dan biji-bijian utuh. Selain itu, pilih kacang-kacangan sebagai camilan yang lebih sehat dan batasi konsumsi minuman manis yang tinggi gula.

Menjaga pola makan sehat bisa dimulai dari sarapan setiap hari. Pilihlah roti gandum dan ganti selai cokelat Anda dengan Tropicana Slim Chocolate Spread yang bebas gula dan crunchylicious!



Simak Video "Indonesia Masuk Tiga Besar Negara dengan Angka Prediabetes Tinggi"
[Gambas:Video 20detik]
(mul/ega)