Minggu, 12 Jul 2020 05:31 WIB

Round Up

Pneumonia Misterius di Kazakhstan, COVID-19 yang Tak Terdeteksi?

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Folder of Coronavirus covid19 2019 nCoV outbreak Pneumonia misterius di Kazakhstan adalah COVID-19? (Foto: Getty Images/iStockphoto/oonal)
Jakarta -

China mengingatkan warganya di Kazakhstan soal ancaman pneumonia misterius di negara tersebut. Organisasi kesehatan dunia WHO menyebut, penyakit yang dimaksud kemungkinan adalah COVID-19 yang tidak terdeteksi.

Lebih dari 1.700 orang di Kazakhstan meninggal karena pneumonia yang tidak teridentifikasi baru-baru ini, termasuk di antaranya warga China. Disebutkan, tingkat kematiannya lebih tinggi dibanding virus Corona COVID-19.

Otoritas Kazakhstan membantah adanya wabah. Istilah pneumonia yang tak terspesifikasi, menurut pejabat di Kazakhstan digunakan untuk kasus COVID-19 yang terdiagnosis hanya berdasarkan gejala dan bukan dengan tes laboratorium.

Dalam keterangan persnya, WHO melalui direktur eksekutif program kedaruratan kesehatan Michael Ryan menyebut wabah pneumonia yang dimaksud ada dalam pantauan. WHO bekerja sama dengan Kazakhstan tengah menginvestigasi hal itu.

Dugaan keterkaitan dengan COVID-19 diperkuat dengan lonjakan tinggi pada kasus COVID-19 belakangan ini. Lebih dari 10.000 kasus terdiagnosis pekan ini.

WHO tengah memeriksa kualitas tes yang dilakukan dan beberapa dari pneumonia misterius adalah karena false negative pada hasil tes Corona.

"Kurva ke atas COVID-19 di negara itu menunjukkan bahwa kasus tersebut adalah faktanya kasus COVID-19 yang tidak terdiagnosis," kata Ryan, dikutip dari Livescience, Minggu (12/7/2020).



Simak Video "Taiwan Desak China Beberkan Detail Wabah Virus Korona Baru"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)