Minggu, 12 Jul 2020 19:20 WIB

Pengisi Suara Doraemon Meninggal, Ini Faktor Risiko Stroke dan Serangan Jantung

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Doraemon Pengisi suara doraemon meninggal dunia. (Foto: dok. TV Asahi)
Jakarta -

Dunia hiburan Tanah Air kembali berduka. Pengisi suara Doraemon, Nurhasanah, meninggal dunia. Kabar ini disampaikan oleh Agus Nurhasan yang merupakan mantan dubber Suneo.

"Innalillaahi wainnailaihi roji'uun. Setelah kepergian Is Andespa (dubber Giant pertama), Hamdani Hasni (dubber Suneo pertama), Prabawati Sukarta (dubber Shizuka pertama) kini baru saja menyusul Nurhasanah (dubber Doraemon kedua)" ujar Agus dalam postingan di akun Facebook miliknya, Minggu (12/7/2020).

Menurut Bima Sakti selaku dubber karakter Giant, Nurhasanah meninggal karena sakit stroke dan jantung yang diidapnya.

"Iya sakit stroke semenjak Desember 2017, karena komplikasi jantung," sahut Bima, Minggu (12/7/2020).

Penyakit stroke dan jantung memiliki faktor risiko yang mirip, yakni sama-sama berhubungan dengan sistem pembuluh darah.

"Terutama stroke iskemik (penyumbatan di pembuluh darah otak), kejadiannya hampir sama dengan serangan jantung (penyumbatan di daerah pembuluh koroner atau pembuluh darah yang memperdarahi jantung)," kata dokter jantung dari RS Mayapada, dr Ayuthia Putri Sedyawan, BMedSc, SpJP, FIHA, beberapa waktu lalu.

"Keduanya memiliki faktor risiko yang juga mirip. Misalnya darah tinggi, kolesterol tinggi, diabetes, dan lain-lain," lanjutnya.

Karena adanya beberapa kemiripan tersebut, maka maka sangat mungkin mengalami kedua jenis penyakit sekaligus. Artinya ketika seseorang punya riwayat penyakit jantung, maka orang tersebut juga berisiko mengalami stroke. Demikian juga jika pernah stroke, maka ada risiko mengalami serangan jantung.



Simak Video "Memasuki Usia 20-an, Seberapa Sering Harus Cek Kolesterol?"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)