Selasa, 14 Jul 2020 12:06 WIB

Benarkah Penderita Diabetes Dilarang Olahraga?

Reyhan Diandri - detikHealth
olahraga diabetasi Foto: shutterstock
Jakarta -

Terdapat mitos yang mengatakan bahwa berolahraga bagi penderita diabetes (diabetesi) tidak boleh dilakukan karena dapat membuat gula darah turun drastis. Benarkah demikian?

Namun faktanya berkata lain, dilansir dari laman diabetesaustralia para diabetesi justru dianjurkan melakukan olahraga untuk membantu kontrol gula darah sehingga tetap seimbang. Selain itu manfaat olahraga lainnya bagi diabetesi adalah membantu meningkatkan sensitivitas hormon insulin, yang berperan dalam pengaturan kadar gula darah.

Olahraga juga memiliki banyak manfaat tambahan seperti menjaga berat badan, menurunkan tekanan darah, menurunkan risiko penyakit jantung, dan mengurangi stres.

Tetapi penderita diabetes juga perlu memperhatikan beberapa hal sebelum mulai berolahraga. Diabetesi disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu, lalu mulai secara perlahan. Kemudian dari segi memilih jenis olahraga, lebih baik memilih olahraga dengan intensitas ringan dan sedang.

Contohnya seperti berjalan kaki, bersepeda, renang, dan senam. Diabetesi juga bisa mengetahui intensitas olahraga yang sedang dijalani apakah berat atau tidak, dengan cara melihat apakah diabetesi masih dapat berbicara saat berolahraga.

Kemudian, dikutip dari laman diabetes.org ada juga beberapa tips tambahan agar kegiatan berolahraga penderita diabetes dapat dilakukan dengan aman dan lebih menyenangkan. Tips-tipsnya dapat dilihat sebagai berikut.

* Saat berolahraga diabetesi dapat melakukan pemanasan sebelum dan pendinginan setelah berolahraga masing-masing selama 5 menit. Pemanasan dan pendinginan dapat berupa gerakan ringan untuk melemaskan sendi-sendi sehingga peredaran darah menjadi lancar.
* Hindari berolahraga di luar ruangan saat temperatur cuaca terlalu panas atau dingin. Saat cuaca sedang ekstrem, sebaiknya lakukan olahraga di dalam ruangan.
* Pastikan juga untuk minum air putih yang cukup selama, saat, dan sesudah berolahraga.
* Gunakan kaos kaki dan sepatu yang nyaman. Periksa kondisi telapak kaki sebelum dan sesudah berolahraga. Material kaos kaki yang baik dapat mengurangi tekanan pada kaki saat berolahraga.
* Periksa kadar gula darah paling tidak sebelum berolahraga. Jika kadar gula darah rendah, konsumsi sumber karbohidrat sebelum mulai berolahraga.
* Hentikan kegiatan olahraga jika merasa nyeri, pusing, atau sesak napas. Pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter mengenai gangguan yang timbul saat berolahraga.

Setelah melakukan aktivitas berolahraga mungkin Anda akan merasa lapar dan ingin ngemil. Namun, perlu diingat untuk tidak konsumsi makanan dan minuman tinggi gula setelah berolahraga, terutama bagi yang menderita diabetes.

Oleh karena itu Anda bisa memilih Tropicana Slim Hokkaido Cheese Cookies yang nikmat dan bebas gula, sehingga aman untuk gula darah. Cemilan ini cocok bagi Anda penderita diabetes dan sedang diet. Perpaduan rasa manis dan gurihnya Hokkaido Cheese yang pas, tentunya bikin ngemil jadi lebih nikmat dan bebas khawatir setelah berolahraga.



Simak Video "Penyandang Diabetes Tetap Aman Pergi ke RS saat Pandemi Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(mul/mul)