Selasa, 14 Jul 2020 22:20 WIB

Dua Anggota Parlemen Madagaskar Meninggal karena Corona

Elsa Himawan - detikHealth
Folder of Coronavirus covid19 2019 nCoV outbreak Virus Corona COVID-19 (Foto: Getty Images/iStockphoto/oonal)
Jakarta -

Presiden Madagaskar Andry Rajoelina mengatakan dua anggota parlemen meninggal karena terinfeksi virus Corona COVID-19. Sebelumnya Rajoelina mengklaim ramuan herbal bisa melindungi dirinya dan keluarga dari virus Corona COVID-19.

Rajoelina mengumumkan ada sebelas anggota parlemen dan 14 senator yang juga dinyatakan positif Corona.

"Satu deputi meninggal. Seorang senator meninggal. Setelah tes dilakukan terhadap para deputi, 11 anggota parlemen terdeteksi positif Corona. Senat 14 orang, senator dan agen senat positif virus Corona covid-19," kata Rajoelina pada sebuah penampilan di televisi nasional Madagascar, Minggu malam.

Dia tidak mengatakan kapan anggota parlemen meninggal dan tidak menyebutkan nama mereka. Kasus Corona di Madagaskar dilaporkan setidaknya lebih dari 5 ribu kasus dengan 37 kasus kematian. Menurut data pemerintah dengan pihak berwenang, diperkirakan puncak kasus Corona di Madagaskar tidak akan tercapai hingga akhir Agustus.

Pada bulan April, Rajoelina meluncurkan ramuan herbal lokal yang dinamakan 'Covid-Organics'. Ramuan herbal ini diklaim mampu mencegah dan menyembuhkan pasien Corona, meskipun ada peringatan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahwa belum ada bukti yang menunjukkan obat tersebut manjur.

"Memang benar saya telah melakukan kontak dengan orang-orang yang positif Corona. Saya bahkan telah memasuki rumah sakit yang merawat pasien COVID-19. Saya baik-baik saja," kata Rajoelina.

"Saya sama sekali tidak dinyatakan positif Corona. Saya tidak memiliki gejala. Syukurlah. Saya mengikuti arahan yang telah saya berikan kepada diri saya sendiri. Tetapi yang terpenting, saya dan orang yang saya cintai, istri dan anak-anak saya, kami minum dan kami mengikuti pengobatan berdasarkan ramuan herbal Covid-Organics," lanjutnya.

Rajoelina mempromosikan ramuan herbal ini untuk diekspor, karena menurutnya ramuan herbal ini memiliki bermanfaat. Rajoelina menilai ramuan herbal ini berasal dari tanaman berkhasiat yang terbukti dalam pengobatan malaria, dan tumbuhan asli lainnya. Namun, belum dapat dikonfirmasi lebih lanjut oleh studi ilmiah apapun terkait efektivitasnya.



Simak Video "Dear Warga Indonesia, Yuk Lakukan 3W Agar Terhindar Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)