Rabu, 15 Jul 2020 10:52 WIB

1 dari 3 Anak Muda Rentan Tertular Corona, Kebiasaan Merokok Jadi Pemicu

Ayunda Septiani - detikHealth
ilustrasi rokok Ilustrasi rokok. (Foto: ilustrasi/thinkstock)
Jakarta -

Sebuah studi baru mengatakan satu dari tiga anak muda rentan terhadap infeksi virus Corona COVID-19 parah. Studi yang dipublikasikan Journal of Adolescent Health tersebut menemukan bahwa merokok jadi faktor penting yang menyebabkan keparahan infeksi.

Dikutip dari laman CNN, para peneliti di University of California, San Francisco, Amerika Serikat, menganalisis lebih 8.000 orang berusia 10 hingga 25 tahun yang ikut dalam survei National Health Interview.

Peneliti melihat bagaimana kerentanan medis terkait virus Corona COVID-19 yang parah dengan indikator risiko yang telah ditetapkan dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), termasuk kondisi kesehatan dan kebiasaan merokok.

Para peneliti menemukan 32 persen dari total populasi penelitian secara medis rentan terhadap virus Corona COVID-19 yang parah. Ketika kelompok anak muda yang merokok atau menggunakan rokok elektronik dikeluarkan dari analisis, kerentanan menurun hingga setengahnya, menjadi 16 persen.

"Perbedaan sebagian besar didorong oleh orang dewasa muda yang melaporkan bahwa mereka merokok dalam 30 hari (1 dari 10) dan 30 hari terakhir penggunaan rokok elektronik (1 dari 14)," tulis laporan itu.

Studi ini juga menunjukkan laki-laki muda memiliki risiko yang lebih tinggi terkena virus Corona COVID-19 yang parah karena kebiasaan merokok, sementara perempuan lebih banyak karena memiliki asma dan kondisi kekebalan tubuh.

Namun, pada laki-laki dan perempuan yang bukan perokok, perempuan punya risiko lebih tinggi mengalami Covid-19 yang parah.

"Bukti terbaru menunjukkan bahwa merokok dikaitkan dengan kemungkinan perkembangan virus Corona COVID-19 yang lebih tinggi, termasuk meningkatnya keparahan penyakit, ICU atau kematian," kata Sally Adams, penulis utama dari studi ini.

"Merokok memiliki efek signifikan pada orang dewasa muda yang biasanya memiliki tingkat rendah untuk sebagian besar penyakit kronis," pungkasnya.



Simak Video "WHO Sebut 3 Tempat yang Mudah Tularkan Virus Corona "
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)