Selasa, 21 Jul 2020 15:26 WIB

Profil Wiku Adisasmito, Jubir Baru COVID-19 Pengganti Achmad Yurianto

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito Profil Wiku Adisasmito, jubir baru COVID-19. (Foto: dok. BNPB)
Jakarta -

Achmad Yurianto yang selama ini memaparkan perkembangan virus Corona di Indonesia tidak lagi menjabat Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19. Kini Achmad Yurianto digantikan oleh Prof drh Wiku Adisasmito MsC PhD.

"Nanti ada tambahan bahwa juru bicara pemerintah di sini adalah ditunjuk Prof Wiku dari BNPB dan Pak Budi Gunadi Sadikin dari khusus untuk Satgas Ekonomi," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam jumpa pers yang disiarkan oleh akun YouTube Menko Perekonomian RI, Selasa (21/7/2020).

Diketahui Wiku merupakan ketua tim pakar Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan COVID-19. Namun, Jokowi membubarkan Gugus Tugas dan fungsi pelaksanaan operasional dan teknis kini dijalankan oleh Satuan Tugas Penanganan COVID-19.

Berikut profil Wiku Adisasmito, dikutip dari laman resmi staff ui.

Kelahiran Malang

Prof drh Wiku Adisasmito, MSc, PhD lahir di Malang pada 20 Februari 1964 menamatkan pendidikan di IPB Bogor tahun 1988 sebagai dokter hewan. Wiku meraih Master of Science (MSc) dari Colorado State University (CSU) pada tahun 1990 dan Doctor of Philosophy (PhD) pada tahun 1995.

Guru Besar Sistem Kesehatan dan Penanggulangan Penyakit Infeksi

Wiku adalah guru besar yang mendalami kebijakan kesehatan di bidang sistem kesehatan dan penanggulangan penyakit infeksi. Di mana Wiku berkiprah aktif dalam jejaring Tri Dharma di tingkat internasional dan nasional.

Wiku juga menjadi staf pengajar di Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia untuk beberapa mata kuliah sarjana dan pascasarjana terkait analisis dan pembuatan kebijakan kesehatan.

Penelitian Wiku

Wiku telah melakukan penelitian sejak tahun 1992 silam. Beberapa di antaranya terkait dengan kesehatan dan penanggulangan penyakit infeksi.

Beberapa judul penelitian Wiku seperti Pandemic Influenza Preparedness:
- Policy Analysis, The Asia Flu Capacity: Health System Analysis to Support Capacity Development to Respond to Pandemic Influenza in Asia, Molecular Epidemiology of Influenza A in Bali (BaliMEI).
- Surge in demand for health services (Surge Capacity), dan Field Building Leadership Initiative merupakan hasil kolaborasi antar institusi internasional di Eropa, Amerika, Kanada, dan Asia.

Wiku berperan sebagai Principal Investigator dari Indonesia sehingga mampu memposisikan Universitas Indonesia secara strategis dalam kerjasama penelitian dan publikasi ilmiah internasional.

Ikut Berperan dalam Pengendalian Flu Burung

Wiku ikut andil dalam pengendalian flu burung sebagai anggota panel ahli dalam Komisi Nasional Pengendalian Flu Burung dan Kesiapsiagaan Menghadapi Pandemi Influenza (Komnas FBPI). Wiku kala itu menjabat sebagai Steering Committee mewakili Indonesia dalam jejaring Asian Partnership for Emerging Infectious Disease Research (APEIR).

Pada tahun 2011, beliau dipercaya sebagai Dewan Eksekutif CORDS (Coordinating Organizations of Regional Disease Surveillance) dalam jejaring internasional surveilans penyakit. Beliau juga berperan aktif dalam South East Asia One Health University Network (SEAOHUN) antar universitas se-Asia Tenggara.



Simak Video "Vaksin COVID-19 Diberikan Terutama untuk yang Belum Terinfeksi"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)