Selasa, 21 Jul 2020 23:30 WIB

Penyebab Susah Bangun Pagi dan Cara Mengatasinya

Defara Millenia Romadhona - detikHealth
ilustrasi tidur Beberapa orang tidak pernah bisa bangun pagi (Foto: Thinkstock)
Jakarta -

Lelah beraktivitas seharian hingga larut malam menjadi salah satu penyebab yang paling umum seseorang susah bangun di pagi hari. Bagaimana mengatasinya?

Sebuah studi yang dilakukan oleh Raphael Vallat, Ph.D. di The University of California, Berkeley, dikutip dari Lifecode, telah menunjukkan alasan seseorang sulit bangun di pagi hari yakni karena adanya Inersia tidur atau kabut otak. Dr Vallat menegaskan bahwa meskipun tubuh ingin bangun dan bergerak di pagi hari, otak dapat mensitimulasi untuk tetap tertidur.

Dr Mike Dow, Psy.D., Ph.D., psikoterapis sekaligus penulis Heal Your Drained Brain, mengatakan pada Bustle, ada beberapa faktor menyebabkan seseorang susah bangun di pagi hari yaitu genetik, dan lingkungan. Suasana yang ramai akan membuat seseorang tidak dapat tidur dan akhirnya tidur hingga larut malam sehingga pada pagi harinya mengalami kesulitan untuk bangun.

"Jika Anda memiliki salah satu gen 'morning person', kadar melatonin (hormon tidur) cenderung naik lebih awal di malam hari dan turun lebih awal di pagi hari daripada seseorang dengan gen 'night owl'," ucap Dr Dow.

Dr Dow merekomendasikan untuk mencuci muka selama 30 detik menggunakan air dingin yang dapat menjadi salah satu strategi seseorang untuk bangun.

"Air dingin dapat menurunkan hormon stres Anda dan ini bisa menjadi semacam terapi agar seseorang tidak mengantuk," kata Dr Drow.

Selain itu, melakukan perawatan diri menjadi hal yang penting seperti mandi, olahraga yoga atau meditasi. Anda juga dapat menyemprotkan aroma lavender di bantal, dan hindari meminum kopi sebelum tidur yang dapat menganggu siklus tidur Anda.



Simak Video "83 Persen Tenaga Medis di DKI Jakarta Alami Burnout"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)