ADVERTISEMENT

Rabu, 22 Jul 2020 14:21 WIB

Thermo Gun Sering Tak Akurat? Ini Bagian Tubuh Paling Ideal untuk Cek Suhu

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Pengujung Grand Pramuka Square Mall menjalani pengecekan suhu tubuh, Senin (16/3/2020). Ilustrasi thermo gun. (Foto: Imam Kurniawan)
Jakarta -

Kerusakan otak karena penggunaan thermo gun di dahi dipastikan cuma hoax. Namun soal akurasi, pengukuran suhu tubuh di dahi memang bukan yang paling ideal.

"Yang paling bagus ya yang masuk ke mulut, tidak terpengaruh suhu di luar maupun di dalam ruangan," kata Dr dr Sonar Soni Panigoro, SpB-Onk, praktisi kesehatan dari RS Kanker Dharmais, kepada detikcom, Rabu (22/7/2020).

Pengukuran suhu tubuh paling ideal adalah di rongga tubuh seperti mulut dan dubur, karena paling mendekati suhu inti tubuh. Namun harus diakui, pengukuran pada bagian-bagian tersebut memang tidak praktis.

Soal pengukuran suhu di permukaan tubuh seperti dahi maupun tangan, dr Sonar menjelaskan ada kemungkinan tidak akurat akibat pengaruh lingkungan. Ini menjadi salah satu keterbatasan dalam mengukur suhu di permukaan tubuh.

"Kalau dicek lewat tangan, misalnya, tangan bisa saja kan beres pegang sesuatu, tangannya dimasukkan ke dalam jaket sehingga nanti hasil cek suhu tubuhnya tidak akurat 100 persen," jelasnya.

Soal kabar bahwa radiasi thermo gun merusak otak, Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes RI, dr Achmad Yurianto, memastikan hal itu tidak benar dan bisa menyesatkan. Thermo gun bekerja dengan menangkap radiasi infra merah, bukan memancarkan laser.

"Statement soal merusak otak adalah statement yang salah. ini akan membahayakan semua orang dan justru kontraproduktif untuk mencegah agar penularan tidak terjadi," kata dr Yuri dalam siaran pers BNPB, Senin (20/7/2020).



Simak Video "Kondisi Terkini Pasien Italia yang Positif Covid-19, Cacar Monyet dan HIV"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT