Rabu, 22 Jul 2020 15:58 WIB

Soal Cerita Jokowi Turun 3 Kg, Bisakah Stres Bikin Kurus?

Firdaus Anwar - detikHealth
Presiden Jokowi di kantor BIN Presiden Jokowi disebut sampai turun 3 kilogram berat badan hadapi beratnya krisis COVID-19. (Foto: bin.go.id)
Jakarta -

Ada cerita Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku turun berat badan sampai 3 kilogram karena menghadapi krisis COVID-19 yang cukup berat. Hal ini terungkap dalam pertemuan Jokowi dengan pimpinan Partai Gelombang Rakyat (Gelora) pada Senin (20/7/2020).

"Beliau bicara soal krisis, memang beliau bercerita timbangan turun 3 kilo karena ini," kata Ketua Umum Partai Gelora Anis Matta kepada wartawan, Rabu (22/7/2020).

Kondisi stres karena di bawah tekanan sering disebut bisa membuat berat badan menjadi turun. Bagaimana hal itu bisa terjadi?

Dikutip dari Medical News Today, stres bisa membuat seseorang perlahan kehilangan berat badannya karena kombinasi antara perubahan gaya hidup dan peningkatan metabolisme.

Sebagai contoh orang yang stres mungkin akan kehilangan nafsu makan sehingga asupan kalori ke tubuh jadi berkurang. Selain itu, hormon yang dilepaskan tubuh saat stres juga bisa meningkatkan metabolisme sehingga tubuh lebih banyak membakar energi.

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Experimental Physiology pernah menemukan bahwa stres ringan yang sengaja diciptakan bisa membantu menurunkan berat badan.

Para ilmuwan di Nottingham University mengungkap bahwa hormon-hormon yang dilepaskan saat stres bisa mengaktifkan 'brown fat' atau lemak cokelat. Saat diaktifkan, jenis lemak ini akan membakar glukosa atau gula untuk menghasilkan energi.

"Penelitian kami menunjukkan bahwa variasi pada aktivitas brown fat antar individu bisa dijelaskan dengan perbedaan respons terhadap stres psikologis," kata Prof Michael Symonds yang melakukan penelitian tersebut.



Simak Video "Nasib Akupunktur di Masa Pandemi Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)