Selasa, 28 Jul 2020 12:00 WIB

Alasan Ilmiah Seseorang Jadi Uring-uringan Kalau Belum Makan Siang

Defara Millenia Romadhona - detikHealth
ilustrasi makan siang di kantor Alasan ilmiah seseorang jadi uring-uringan kalau belum makan siang. (Foto: ilustrasi/thinkstock)
Jakarta -

Saat perut kosong dan terasa lapar, mood seringkali cepat berubah menjadi mudah marah. Dikutip dari Howstuffworks, beberapa makanan memiliki senyawa yang terbukti berdampak pada suasana hati. Disebutkan, jika jadwal makan terlewat, efeknya bisa membuat mood baik menurun drastis.

Beberapa makanan memiliki senyawa yang dapat membantu produksi neurotransmitter yaitu senyawa yang dapat merangsang tubuh dan pikiran kita. Terdapat dua jenis neurotransmitter yang bertanggung jawab atas suasana hati kita, salah satunya adalah hormon serotonin yaitu berkaitan dengan kebahagiaan dalam tubuh.

Makanan yang membantu produksi serotonin termasuk bayam, kalkun dan pisang. Sehingga makanan tersebut dapat meningkatkan kebahagiaan di dalam tubuh.

Sebuah survei Cornell University tahun 2005 menguji 277 pria dan wanita, ditemukan bahwa wanita cenderung mengonsumsi makanan manis seperti es krim, coklat, untuk mencari kenyamanan dalam dirinya. Sedangkan pria lebih suka makanan berat seperti steak dan sup.

Selain itu, studi lain menemukan bukti bahwa makanan yang disukai seseorang memiliki bagian dari kenangan masa lalunya. Hal ini memicu merasa bahagia setelah memakan makanan yang mengingatkan dirinya pada masa lalu yang menyenangkan.

Baik itu psikologis atau fisiologis, jelas bahwa makanan memiliki efek yang kuat dan dapat merubah suasana hati. Lebih banyak makanan bergizi yang mempengaruhi otak untuk mencapai kebahagiaan.

Keseimbangan dalam mengonsumsi makanan sehat dan makanan bergizi dapat membantu menjaga keseimbangan suasana hati.



Simak Video "Tips dan Trik Pilih Obat Herbal Tradisional yang Legal"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)