Selasa, 28 Jul 2020 14:15 WIB

2 Orang Tewas Tanpa Busana di Merak, Ini Efek Keracunan Karbon Monoksida

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Dua orang ditemukan tewas tanpa busana di Pelabuhan Merak Dua orang tewas tanpa busana di Pelabuhan Merak diduga akibat keracunan karbon monoksida. (Foto: Iqbal/detikcom)
Jakarta -

Dua orang ditemukan tewas tanpa busana di dalam mobil di Pelabuhan Merak, Banten. Polisi sempat menduga keduanya tewas karena keracunan karbon monoksida (CO) setelah berhubungan intim.

"Dengan hasil gumpalan darah berwarna merah kecoklatan, diduga kematian korban karena keracunan karbon monoksida," kata Kapolres Cilegon AKBP Yudhis Wibisana pada Senin (27/7/2020).

Setelah kedua jenazah diperiksa, hasil visum dan autopsinya mengungkap bahwa penyebab kematian keduanya karena keracunan karbon monoksida. Ini karena keduanya berada di dalam mobil dengan keadaan mesin menyala selama kapal berlayar.

Karbon monoksida (CO) merupakan gas yang tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak berasa yang bisa berasal dari hasil pembakaran bahan bakar yang tidak sempurna pada kendaraan. Seseorang bisa mengalami keracunan karena menghirup gas CO dalam jumlah yang banyak.

"Kamu tidak bisa melihat maupun mencium gas CO, tetapi gas tersebut bisa menyebabkan masalah kesehatan yang serius dan mungkin menyebabkan kematian," jelas Kepala Pulmonary Critical Care and Sleep Section dari Baylor College of Medicine, Dr K Guntupalli, dikutip dari Sciencedaily, Selasa (28/7/2020).

Karbon monoksida itu akan masuk ke aliran darah dan mengambil oksigen, sehingga organ tubuh lainnya kekurangan oksigen tersebut termasuk otak. Jika terpapar dalam jumlah yang sedikit dan waktu yang singkat, keracunan gas ini masih bisa diatasi. Tetapi jika terpapar dalam jangka panjang bisa menyebabkan kematian.

Gejala-gejala yang bisa muncul saat mengalami keracunan CO, seperti:

- Sakit kepala
- Pusing (melayang-layang)
- Kebingungan
- Lemah
- Mual dan muntah
- Nyeri dada

Jika terpapar CO dalam kadar tinggi bisa mengancam beberapa organ penting dalam tubuh, seperti:

- Sistem peredaran darah
- Saraf pusat
- Paru-paru
- Otak

Saat tubuh terpapar CO dalam jangka panjang bisa menyebabkan depresi, kebingungan, hilang ingatan, hingga kematian.



Simak Video "Apakah Janin Ikut Tertular Jika Ibu Hamil Positif Corona?"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/naf)