Sabtu, 04 Jan 2020 05:00 WIB

Round Up

Tewaskan Satu Keluarga di Jaktim, Waspadai Keracunan Asap Genset

Khadijah Nur Azizah, Nurul Khotimah - detikHealth
Asap genset mengandung gas karbon monoksida yang beracun (Foto: Agung Pambudhy) Asap genset mengandung gas karbon monoksida yang beracun (Foto: Agung Pambudhy)
Topik Hangat Keracunan Asap Genset
Jakarta - Satu keluarga ditemukan tewas di rumah kontrakannya di Pulogadung, Jakarta Timur. Diduga mereka keracunan asap genset yang dinyalakan karena listrik padam selama banjir.

Ahli paru dari RS Persahabatan, dr. Erlang Samoedro, Sp.P, menjelaskan bahwa asap genset mengandung gas CO atau karbon monoksida yang beracun. Di dalam tubuh, gas ini menyebabkan hemoglobin (Hb) atau sel-sel darah gagal mengikat oksigen.

"Akhirnya orang jadi hipoksia krn kekurangan oksigen di darah bisa meninggal," jelas dr Erlang, saat dihubungi detikcom, Jumat (3/1/2019).

Dikutip dari First Aid of Life, berikut tanda-tanda keracunan gas CO yang perlu diwaspadai.



Keracunan tingkat rendah:

- Sakit kepala
- Pusing, mual, muntah, kelelahan
- Sesak napas dan kesulitan bernapas
- Merasakan gejala seperti keracunan makanan

Keracunan tingkat tinggi:

- Kehilangan keseimbangan, penglihatan, dan daya ingat
- Ataksia, hilangnya koordinasi fisik yang disebabkan kerusakan otak dan saraf
- Sesak napas
- Nyeri dada yang disebabkan oleh serangan jantung
- Kehilangan kesadaran

Bagi yang perlu menyalakan genset, dr Erlang menyarankan untuk tidak menyalakannya di dalam ruangan. Di luar ruangan, gas CO akan lebih mudah menyebar ke udara bebas sehingga lebih tidak beracun.



Simak Video "Rawan Hipotermia saat Banjir, Begini Cara Mencegahnya"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)
Topik Hangat Keracunan Asap Genset