Perawat Ini Ungkap Gejala 'Aneh' yang Dialaminya Kala Terinfeksi Corona

Perawat Ini Ungkap Gejala 'Aneh' yang Dialaminya Kala Terinfeksi Corona

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Selasa, 28 Jul 2020 18:30 WIB
Folder of Coronavirus covid19 2019 nCoV outbreak
Ilustrasi Corona. (Foto: Getty Images/iStockphoto/oonal)
Jakarta -

Virus Corona menyebabkan sejumlah gejala yang tidak biasa pada pengidapnya. Seorang perawat mengungkapkan ia mengidap gejala aneh dan tak biasa sebelum didiagnosa positif COVID-19.

Emily Morris, perawat yang bekerja di unit gawat darurat Royal Melbourne Hospital, mengatakan dirinya merasakan sensasi yang aneh di bagian kakinya selama seminggu.

Meski biasa mengalami rasa sakit dan pegal karena berdiri berjam-jam saat menangani pasien, ia menyebut rasa sakit yang ia alami berbeda dari biasanya. Pada saat itu ia langsung menceritakan kondisinya ke rekannya dan atasannya menyarankannya melakukan tes Corona.

Segera setelah itu, ia langsung mengisolasi diri. Dalam rentang waktu 24 jam, hasil tesnya keluar dan ternyata Emily positif COVID-19. Saat itu ia menyadari bahwa sensasi aneh di kakinya mengarah pada hasil positif COVID-19.

Gejala umum seperti batuk kering, demam, dan kelelahan tidak ia rasakan. Emily lebih mengeluhkan kelelahan dan rasa nyeri sebelum diagnosa COVID-19.

ADVERTISEMENT

"Saya benar-benar hancur. Saya pikir sebagai pekerja kesehatan, ada sedikit rasa malu dan stigma saat didiagnosis positif COVID-19," kata Emily dikutip dari Daily Mail.

Emily adalah satu dari 700 tenaga medis di Victoria, Australia, yang dinyatakan positif Corona sejak awal pandemi di mulai. Saat ini Emily menjalani isolasi mandiri di unit apartemen yang disediakan pemerintah untuk memastikan orang di sekitarnya tidak ketularan.

Meski ia bekerja di rumah sakit dan menangani pasien virus Corona secara langsung, ia menduga tertular COVID-19 saat berada di luar rumah sakit.

"Mengingat kualitas tinggi APD yang kami gunakan dan prosedur kesehatan di rumah sakit, saya yakin penularan virus terjadi saat di luar," terangnya.

Atas kejadian ini Emily berharap agar semua orang tetap berhati-hati sebab usia muda yang terlihat sehat dan bugar pun tetap bisa tertular COVID-19. Emily berharap ceritanya tentang penularan virus Corona ini bisa mematahkan stigma di antara profesional perawatan kesehatan lainnya. Karena, tenaga medis justru berisiko lebih tinggi untuk terinfeksi virus.




(kna/up)