Selasa, 04 Agu 2020 18:45 WIB

Studi Sebut Pasien Corona Berisiko Alami Gangguan Kejiwaan Setelah Pulih

Ayunda Septiani - detikHealth
Folder of Coronavirus covid19 2019 nCoV outbreak Virus Corona COVID-19 (Foto: Getty Images/iStockphoto/oonal)
Jakarta -

Pasien yang telah sembuh dari infeksi virus Corona COVID-19 dikaitkan dengan gangguan kejiwaan. Studi terbaru menunjukkan, lebih dari setengah pasien sembuh yang dirawat di rumah sakit mengalami gangguan kejiwaan.

Dikutip dari laman The Guardian, penelitian yang dipublikasikan oleh jurnal Brain, Behavior and Immunity menganalisis sekitar 402 pasien yang dirawat di Rumah Sakit San Raffaele, Milan, Italia. Pasien tersebut terdiri dari 265 laki-laki dan 137 perempuan. Para ahli memeriksa kesehatan mental pasien sekitar satu bulan setelah mendapatkan perawatan dengan melakukan wawancara klinis dan kuesioner penilaian diri.

Hasilnya, mayoritas atau sekitar 55 persen pasien yang dianalisis memiliki setidaknya satu gangguan kejiwaan. Beberapa memiliki lebih dari satu gangguan kejiwaan.

Sekitar 42 persen tersebut mengalami gangguan kecemasan, 40 persen pasien mengalami insomnia, 31 persen pasien merasa depresi, 28 persen mengalami gangguan stress pasca-trauma (PTSD), dan sekitar 20 persen pasien memiliki gejala obsesif-kompulsif (OC).

Studi ini juga menemukan, bahwa perempuan kemungkinan besar mengalami gangguan psikologis yang lebih berat. Pasien yang telah lebih dulu didiagnosis gangguan mental juga ditemukan lebih parah setelah sembuh dari virus Corona COVID-19. Menurut peneliti, gangguan kejiwaan ini dapat muncul karena beberapa hal.

"Seperti oleh respons kekebalan terhadap virus itu sendiri, atau oleh stressor psikologis seperti isolasi sosial, dampak psikologis dari penyakit parah dan berpotensi fatal yang baru, kekhawatiran tentang menulari orang lain, dan stigma," kata pemimpin penelitian ini, Mario Gennaro Mazza, dikutip dari The Guardian.

Peneliti merekomendasikan dokter untuk memeriksa masalah kesehatan mental pasien setelah sembuh dari virus Corona COVID-19.

Selain dikaitkan dengan gangguan kejiwaan, penelitian lain juga mendapati sejumlah pasien sembuh dari virus Corona COVID-19 juga berisiko mengalami masalah jantung, pembuluh darah, dan kerusakan otak.



Simak Video "Apakah Rekam Video Seks Diri Sendiri Termasuk Gangguan Jiwa?"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)