Rabu, 05 Agu 2020 12:00 WIB

26 Perusahaan DKI Ditutup karena Corona, Kenapa Kantor Rawan Penularan?

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Sejumlah pegawai kembali bekerja di kantor usai sebelumnya bekerja dari rumah. Guna cegah virus Corona para pegawai pakai face shield hingga masker saat bekerja Mengapa kantor rentan Corona? (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta -

Ada sebanyak 26 perkantoran DKI Jakarta ditutup. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menutup perkantoran tersebut dalam kurun waktu satu minggu ini.

Sebab, ada karyawan perusahaan-perusahaan tersebut yang terpapar virus Corona. Selain itu, ada tiga perusahaan di antaranya yang ditutup karena tidak menjalankan protokol kesehatan COVID-19.

"Perusahaan yang tutup karena COVID-19, (ada) 26 perusahaan. Perusahaan ditutup karena tidak menjalankan protokol kesehatan COVID-19, (ada) tiga perusahaan," ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Provinsi DKI Jakarta Andri Yansyah dalam keterangan tertulisnya, Rabu (5/8/2020).

Achmad Yurianto yang saat itu masih menjabat sebagai juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19 menjelaskan, penularan Corona rentan terjadi di kantor. Alasannya karena ruangan tertutup dan padat, sehingga risiko penularan Corona menjadi tinggi.

Organisasi kesehatan publik internasional, Vital Strategies, pun sebelumnya menyarankan agar setiap perkantoran memiliki tim khusus penanganan COVID-19. Hal ini bisa membuat protokol kesehatan bisa berjalan dengan baik, sehingga lingkungan kantor lebih aman dari risiko penularan Corona.

"Perlu ditunjuk karyawan atau tim khusus yang bisa mengikuti perkembangan kebijakan dan prosedur (protokol kesehatan -red) baru, membantu penerapannya, dan berperan sebagai penghubung antara pegawai dan pemilik usaha terkait masalah COVID-19," tulis Vital Strategies seperti dikutip dari situs resminya pada Kamis (30/7/2020).

Bukan berarti saat di kantor, kamu menjadi abai protokol kesehatan. Ingat lagi syarat aman dari Corona saat di kantor dan sepulang dari kantor sebagai berikut.

Protokol kesehatan saat di kantor

1. Atur jam masuk kantor menjadi dua bagian (shift). Tujuannya agar kondisi di kantor tidak terlalu ramai.

2. Atur tempat duduk di kantor sehingga bisa menjaga jarak aman 1-2 meter. Bila memungkinkan tambah penyekat di antara meja kerja.

3. Jangan lepas masker di dalam ruangan kantor, usahakan untuk selalu dipakai.

4. Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir setiap menyentuh peralatan kantor yang dipakai bersama-sama.

5. Buka jendela atau sediakan exhaust fan untuk menjamin sirkulasi udara yang baik di area kantor.

6. Lakukan disinfeksi rutin pada meja kerja atau permukaan lainnya yang sering disentuh bersamaan.

7. Jangan makan siang bersama-sama dengan rekan kerja. Usahakan bawa bekal sendiri dari rumah dan jangan bergerombol ketika sedang istirahat di kantor.

Protokol saat pulang ke rumah dari kantor

1. Disinfeksi alas kaki dan barang bawaan sepulang dari kantor.

2. Jangan menyentuh benda di dalam rumah sepulang dari kantor sebelum mencuci tangan dengan air dan sabun.

3. Langsung mandi dan ganti pakaian yang bersih.



Simak Video "Prosedur yang Perlu Dilakukan Kantor Jika Ada Karyawan Kena Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)