Kamis, 06 Agu 2020 16:26 WIB

Satgas COVID-19: Belum Ada Satupun Vaksin COVID-19 yang Lulus Uji

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Pemerintah Kota Bekasi menggelar tes massal corona terhadap penumpang KRL di Stasiun Bekasi. Tes kali ini menggunakan alat yang lebih akurat berupa polymerase chain reaction (PCR). Agung Pambudhy/Detikcom. 

1. Penumpang Commuter line mengikuti test massal COVID 19 dengan metode polymerase chain reaction (PCR) di Stasiun Bekasi, Jawa Barat, Selasa (5/5/2020).
2. Sebanyak 300 penumpang kereta dipilih secara random mengikuti tes ini. 
3. Metode tes PCR adalah mengetes spesimen yang diambil dari dahak di dalam tenggorokan dan hidung lalu diswab. 
4. Tes ini dianggap paling akurat dibandingkan rapid test yang hanya untuk mendeteksi reaksi imun dalam tubuh.
5. Data terkini kasus positif Covid-19 di Kota Bekasi telah mencapai 249 orang. Pasien sembuh corona 126, dalam perawatan 95, sedangkan meninggal 28 orang.
6. Test ini dibantu petugas dari RSUD Kota Bekasi dan Dinkes Kota Bekasi.
7. Sebelum masuk ke stasiun, penumpang lebih dulu menjalai tes PCR secara acak. Setelah itu, sampel lemdir dari hidung akan diuji di Labiratorium Kesehatan Kota Bekasi.
8. Hasil pemeriksaan ini diharapkan memberi gambaran kondisi penumpang ‎KRL apakah ada yang terpapar COVID-19 atau tidak.
9. Sebelumnya di KRL ada tiga orang yang dinyatakan positif virus COVID-19 berdasarkan hasil test swab PCR yang dilakukan pada 325 calon‎ penumpang dan petugas KAI di Stasiun Bogor. 
10. Sejumlah kepala daerah meminta pemerintah pusat untuk menstop operasional KRL guna menghambat penyebaran virus COVID-19
11. Hingga 4 Mei 2020 di Indonesia terdapat 11.587 kasus COVID-19 dengan kasus kematian 864 meninggal dan 1.954 sembuh.
12. Sampai kemarin pemerintah telah menguji 112.965 spesimen dari 83.012 orang di 46 laboratorium. Virus Corona COVID-19 (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta -

Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19 Profesor Wiku Adisasmito menyampaikan ada sejumlah kandidat vaksin virus Corona COVID-19 yang tengah diteliti. Dari sekian banyak, belum ada satupun yang benar-benar lulus uji.

Lebih detail, Prof Wiku menyebut ada 139 kandidat vaksin yang sedang menjalani tahap uji preklinis. Sebanyak 25 kandidat vaksin menjalani uji klinis tahap 1, 17 kandidat vaksin ada di tahap 2, dan 7 kandidat vaksin ada di tahap 3.

"Belum ada satupun di dunia yang sudah lulus uji," tegas Prof Wiku dalam siaran pers di channel YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (6/8/2020).

Salah satu dari 7 kandidat vaksin yang memasuki tahap akhir uji klinis adalah Sinovac buatan China. Vaksin tersebut saat ini tengah disiapkan untuk menjalani uji klinis tahap 3 di Bandung, Indonesia.



Simak Video "BPOM Sebut Tak Ada Efek Samping Berat pada Relawan Vaksin Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)