Jumat, 07 Agu 2020 08:31 WIB

Bukan Indonesia, Kasus COVID-19 di Filipina Tertinggi di Asia Tenggara

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
A reminder stands beside a long line of people wearing protective masks outside a supermarket during a community quarantine to help curb the spread of the new coronavirus in Manila, Philippines on Wednesday, April 1, 2020. The new coronavirus causes mild or moderate symptoms for most people, but for some, especially older adults and people with existing health problems, it can cause more severe illness or death. (AP Photo/Aaron Favila) Filipina menjadi negera dengan kasus COVID-19 tertinggi di Asia Tenggara. (Foto: AP Photo/Aaron Favila)
Jakarta -

Pada Kamis (6/8/2020), pemerintah Filipina melaporkan penambahan kasus baru virus Corona COVID-19 sebanyak 3.561 kasus, sehingga totalnya menjadi 119.460 kasus.

Dari jumlah tersebut, Filipina telah menggeser Indonesia sebagai negara dengan kasus COVID-19 tertinggi di Asia Tenggara, yakni 118.753 kasus.

Selain itu, Filipina juga melaporkan penambahan kasus kematian sebanyak 28 orang, sehingga total korban jiwa COVID-19 di negara itu menjadi 2.150 orang.

Dalam mengatasi penyebaran COVID-19 yang kian meluas di Filipina, pemerintah setempat pun telah memberlakukan kembali kebijakan lockdown hingga 18 Agustus. Beberapa wilayah yang diberlakukan lockdown, di antaranya Manila, Laguna, Cavite, Rizal, dan Bulacan.

Kebijakan ini disampaikan setelah 80 kelompok lokal yang mewakili 80.000 dokter dan 1 juta perawat di Filipina mendesak pemerintah untuk melakukan pembatasan yang lebih ketat agar penyebaran COVID-19 dapat terkendali.

"Saya telah mendengar Anda. Jangan kehilangan harapan. Kami sadar Anda lelah," kata Presiden Rodrigo Duterte, Minggu (2/4/2020), dikutip dari Channel News Asia.



Simak Video "Kasus COVID-19 Naik Lagi, Hong Kong Perketat Aturan"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)