Jumat, 07 Agu 2020 12:16 WIB

Satgas NU Sarankan Tes Tiup Api untuk Ketahui Efektivitas Masker Kain

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Masker Kain Cara menilai masker kain efektif atau tidak. (Foto ilustrasi: iStock)
Jakarta -

Dalam adaptasi kebiasaan baru, masyarakat dituntut untuk menggunakan masker kain saat beraktivitas demi meminimalisir penularan virus Corona COVID-19. Namun, bagaimana cara kita tahu kalau masker tersebut efektif dalam menyaring virus?

Menurut Koordinator Satgas COVID-19 Nahdlatul Ulama, dr Muhammad Makky Zamzami, MARS, ada cara sederhana dalam membuktikan apakah masker yang digunakan memiliki penyaringan yang baik, yakni dengan tes meniup api.

Jadi, kita hanya perlu meniup api dengan mulut ditutup masker. Jika api tidak padam atau goyang, maka masker memiliki penyaringan yang baik.

"Nah ini jika apinya tidak tertiup atau goyang berarti penghambatan di kain ini cukup bagus. Jadi masyarakat bisa mempraktekkan dengan korek api saja," kata dr Makky di siaran pers BNPB, Jumat (7/8/2020).

Meski begitu, tes meniup api tidak bisa menjamin masker dapat menyaring virus atau bakteri dengan maksimal. Sebab, tes ini hanyalah indikator awal dalam pengujian kualitas masker.

"Itu hanya indikator awal saja sebab untuk mengecek filter ada syaratnya seberapa bisa dia menahan bakteri kemudian berapa partikulat yang bisa ditahan," kata peneliti nanoteknologi dari Loka Penelitian Teknologi Bersih (LPTB) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Dr Eng Muhamad Nasir dalam wawancara beberapa waktu lalu.



Simak Video "Masker Katup Tak Mampu Tangkal Penularan Covid-19 "
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)