Di 22 Provinsi Ini, Angka Kematian Corona Lebih Rendah dari Rata-rata Dunia

Di 22 Provinsi Ini, Angka Kematian Corona Lebih Rendah dari Rata-rata Dunia

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Selasa, 11 Agu 2020 16:03 WIB
Di 22 Provinsi Ini, Angka Kematian Corona Lebih Rendah dari Rata-rata Dunia
Virus Corona COVID-19 (Foto: Pradita Utama)
Jakarta -

Satgas Penanganan COVID-19 mengungkapkan ada 22 provinsi di Indonesia yang memiliki angka kematian Corona di bawah rata-rata dunia, yakni 3,64 persen.

"Kita ada 22 provinsi yang memiliki angka kematian di bawah angka kematian dunia," juru bicara Satgas COVID-19, Wiku Adisasmito dalam konferensi pers di YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (11/8/2020).

Sejumlah provinsi tersebut di antaranya adalah DKI Jakarta, Sulawesi Selatan, Jawa Barat, Bali, dan Papua. Wiku pun mengimbau agar prestasi rendahnya angka kematian Corona ini tetap dipertahankan atau bahkan dapat lebih ditekan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Demikian pula dengan sisanya, yaitu adalah 12 provinsi kita harapkan juga bisa ditekan, karena kalau ini bisa ditekan di bawah angka rata-rata dunia, maka secara keseluruhan provinsi yang ada di Indonesia memiliki angka kematian di bawah rata-rata dunia," jelasnya.

Hingga kini, Selasa (11/8/2020), total kasus konfirmasi positif Corona di Indonesia sudah mencapai 128.776 kasus, sementara 83.710 pasien dinyatakan sembuh dan 5.824 meninggal.

ADVERTISEMENT

Berikut detail 22 provinsi yang memiliki angka kematian Corona di bawah rata-rata angka dunia.

  1. DKI Jakarta: 3,56 persen
  2. Sulawesi Selatan: 3,18 persen
  3. Jawa Barat: 3 persen
  4. Bali: 1,28 persen
  5. Papua: 1,06 persen
  6. Kalimantan Timur: 2,84 persen
  7. Maluku Utara: 3,3 persen
  8. Gorontalo: 2,54 persen
  9. Maluku: 1,8 persen
  10. Sumatera Barat: 2,8 persen
  11. DI Yogyakarta: 2,85 persen
  12. Riau: 1,8 persen
  13. Aceh: 2,8 persen
  14. Papua Barat: 1 persen
  15. Kalimantan Barat: 0,96 persen
  16. Kalimantan Utara: 0,67 persen
  17. Sulawesi Barat: 1,8 persen
  18. Sulawesi Tengah: 3,24 persen
  19. Jambi: 1,9 persen
  20. Bangka Belitung: 0,9 persen
  21. Nusa Tenggara Timur: 0,65 persen
  22. Sulawesi Tenggara: 1,37 persen



(up/up)

Berita Terkait