Kamis, 13 Agu 2020 11:30 WIB

3 Kondisi Baru yang Dicurigai Jadi Gejala dan Efek Samping Corona

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Folder of Coronavirus covid19 2019 nCoV outbreak 3 kondisi baru yang dicurigai jadi gejala dan efek samping virus Corona. (Foto: Getty Images/iStockphoto/oonal)
Jakarta -

Gejala virus Corona COVID-19 yang dirasakan para pasien semakin beragam. Bahkan, pasca sembuh Corona ada beberapa pasien yang masih merasakan gejala dan dicurigai merupakan efek samping dari virus Corona.

Mulai dari rambut rontok yang dialami pasien sembuh Corona, hingga gejala gangguan pendengaran pada pasien. Berikut rangkuman detikcom dari berbagai sumber.

1. Gangguan pendengaran

Para ahli di The University of Manchester meneliti 121 orang dewasa yang dirawat di Rumah Sakit Wythenshawe. Para peneliti menanyakan soal gejala yang masih dialami usai dua bulan pulang dari rumah sakit.

Ditemukan bahwa, delapan di antaranya mengeluh kehilangan pendengaran. Sementara delapan lainnya dilaporkan merasakan bunyi 'denging' di telinga mereka.

"Kita sudah tahu bahwa virus seperti campak, gondong dan meningitis dapat menyebabkan gangguan pendengaran dan virus Corona dapat merusak saraf yang membawa informasi ke dan dari otak," kata Kevin Munro, seorang profesor audiologi di Universitas Manchester.

"Mungkin saja, secara teori, COVID-19 dapat menyebabkan masalah dengan bagian sistem pendengaran termasuk telinga tengah atau koklea. Misalnya, neuropati pendengaran, gangguan pendengaran di mana koklea berfungsi tetapi transmisi di sepanjang saraf pendengaran ke otak bisa menjadi fitur," lanjut Munro, dikutip dari New York Post.

2. Cegukan terus menerus

Seorang pria berusia 62 tahun dicurigai mengalami gejala baru virus Corona COVID-19. Pasalnya, pria tersebut dilaporkan positif Corona usai mengeluh cegukan selama empat hari berturut-turut.

Kasus ini diungkap dalam studi baru yang dimuat di American Journal of Emergency Medicine. Dikutip dari Forbes, dalam laporan kasus tersebut, Garrett Prince, MD, dan Michelle Sergel, MD, para peneliti dari Cook County Health melaporkan pria ini juga mengalami penurunan berat badan hingga belasan kilogram.

Sebelumnya, pria tanpa riwayat penyakit paru-paru ini mencari bantuan medis usai cegukan terus-menerus selama empat hari. Belakangan, para petugas medis setempat menyatakan dirinya terinfeksi COVID-19.

3. Rambut rontok

Beberapa pasien pasca sembuh mengalami keluhan rambut rontok. Terbaru, seorang aktris Alyssa Milano di AS mengatakan dia sekarang mengalami kerontokan rambut akibat virus Corona. Dalam sebuah video yang diposting di Twitter pada hari Minggu, Milano menyisir rambutnya untuk menunjukkan rambut yang rontok, dalam sebuah gumpalan.

"Kupikir aku akan menunjukkan apa yang dilakukan COVID-19 pada rambutmu. Tolong tanggapi ini dengan serius," tulis Milano dalam caption.

Dia membagikan video untuk menyebarkan pesan sederhana. "Pakai masker!" pesannya.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS tidak mencantumkan kerontokan rambut sebagai gejala COVID-19, tetapi beberapa dokter telah memperhatikan kondisi ini di antara pasien mereka.

"Ini cenderung terjadi pada orang-orang yang memiliki kasus yang cukup parah yang telah kita saksikan," sebut Dr Nate Favini, pemimpin medis di Forward, praktik perawatan primer yang mengumpulkan data tentang pasien virus Corona.



Simak Video "Punya Gejala Demam Tinggi, Ini Beda DBD dan COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/kna)