Rabu, 19 Agu 2020 05:09 WIB

Round Up

Fakta-fakta di Balik Fenomena Jenazah ABG Hidup Lagi

Ayunda Septiani - detikHealth
Ilustrasi jenazah Fenomena jenazah hidup lagi (Foto: Thinkstock)
Jakarta -

Seorang gadis berusia 12 tahun membuat heboh warga Probolinggo, Jawa Timur. Gadis tersebut hidup lagi setelah sempat meninggal dunia. Meski akhirnya meninggal lagi 1 jam kemudian, fenomena ini cukup mengejutkan.

Gadis yang berusia 12 tahun tersebut dikabarkan meninggal dengan diagnosis penyakit komplikasi dan diabetes. Saat ia dimandikan, jantung gadis tersebut berdetak kembali dan membuat kaget kerabat yang memandikannya.

Hingga akhirnya tim medis datang untuk memberi bantuan oksigen dan pernapasan. Namun setelah satu jam mendapat perawatan dari tim medis, ia kembali meninggal dunia.

Meski kasus tersebut terbilang langka, fenomena 'bangkit' lagi dari kasus kematian sebenarnya bukan hal asing di dunia medis. Ada banyak kemungkinan penyebabnya, salah satunya terkait lazarus syndrome. Bagaimana fakta terkait kasus tersebut?

Belum tentu meninggal

Menurut ahli bedah saraf dari Mayapada Hospital, dr Roslan Yusni Hasan, SpBS, dalam banyak kasus pasien sebenarnya ia belum benar-benar meninggal.

"Sebetulnya itu belum mati disangka mati aja," jelas dr Ryu, demikian sapaan akrabnya, saat dihubungi detikcom.

Kapan seseorang bisa dipastikan meninggal?

Menurut ahli bedah saraf dari Mayapada Hospital, dr Roslan Yusni Hasan, SpBS, seseorang bisa dikatakan sudah meninggal jika tidak ada lagi aktivitas yang terekam dalam electroencephalography (EEG), yaitu suatu alat yang mempelajari gambar dari rekaman aktivitas listrik di otak.

"Oh kalau misalkan kalau direkam dengan EEG sudah tidak ada lagi aktivitas di otaknya. Jadi konfirmasinya itu dengan EEG, jadi sudah tidak ada lagi aktivitas di otak, baru itu disebut meninggal meskipun misalkan denyut jantungnya masih ada," jelas dr Ryu sapaan akrabnya kepada detikcom Selasa (18/8/2020).

Seberapa umum fenomena lazarus syndrome terjadi?

Dihubungi secara terpisah, spesialis jantung dr Vito A Damay, SpJP(K), dari Siloam Hospitals Lippo Village menggambarkan data fenomena lazarus syndrome ini pada salah satu jurnal medis tahun 2018. Ternyata, fenomena ini memang terbilang langka.

"Kondisi ini pernah dilaporkan di jurnal ilmiah dan jumlahnya tidak lebih dari 100, hanya sekitar 50-an kasus di dunia," ungkap dr Vito saat dihubungi detikcom Selasa (18/8/2020).



Simak Video "Penjelasan Dokter soal Fenomena 'Jenazah Hidup Lagi'"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)