Kamis, 20 Agu 2020 07:00 WIB

Suka Duka Anak Kereta, Tidur Berdiri Pun Dijalani Meski Akhirnya Kebablasan

Elsa Himawan - detikHealth
KRL masih menjadi salah satu transportasi publik yang banyak digunakan oleh masyarakat. Aktivitas penumpang KRL di sejumlah stasiun pun tampak normal. Jika terpaksa, tidur berdiri bisa jadi pilihan saat di kereta (Foto: Pradita Utama)
Jakarta -

Jangan pernah bertanya ke anak kereta, apa enaknya sih tidur berdiri. Bagi mereka, tidur berdiri bukan soal enak atau tidak tetapi kesempatan untuk mengistirahatkan badan sekalipun kondisinya tidak ideal.

Jika beruntung, anak kereta bisa tidur dengan lebih nyaman sambil duduk. Namun jika sedang penuh, dan badan sedang sangat kelelahan, tidur berdiri adalah pilihan sulit yang harus dijalani.

Karena bukan posisi normal untuk tidur, tantangannya tentu lebih besar. Berikut cerita beberapa anak kereta yang pernah mengalami tidur berdiri.

1. Hampir jatuh ke badan orang

Reyhan Ibrahim, seorang penumpang KRL mengaku pernah tidur sambil berdiri di dalam KRL karena merasa kecapaian. Namun, pengalaman paling memalukan sempat dirasakannya saat ia hampir jatuh ke badan orang saat tidur sambil berdiri.

"Saat itu, baru pulang dari tugas syuting buat kuliah, jadi kondisinya lagi capek. Saya naik kereta dengan tujuan stasiun Rawa Buntu. Di dalam kereta sangat desak-desakan, tetapi saya malah ketiduran. Saya baru kebangun saat menyadari badan saya hampir jatuh ke badan orang. Akhirnya, saya minta maaf ke orang tersebut," jelas Reyhan kepada detikcom.

2. Kebablasan

Sharas Ekashanti, seorang anak kereta juga menceritakan pengalaman buruknya saat tidur sambil berdiri di kereta. Suatu ketika, ia tertidur begitu lelap meski posisinya sambil berdiri. Alhasil, ia melewatkan stasiun tujuan alias kebablasan.

"Aku emang orangnya gampang tidur. Jangankan di kereta, tidur sambil berdiri di busway aja sering banget. Aku ngerasa nyaman aja sih, tidur sambil berdiri," ujar Sharas.

3. Tak kebagian tempat nyaman

Posisi paling ideal untuk tidur berdiri di KRL adalah senderan di pojok. Akan tetapi, tidak selalu bisa memilih posisi. Jika tempat tidak memungkinkan untuk senderan, maka butuh trik untuk mengakalinya.

Ivan Jonathan, seorang anker membagikan cara agar bisa tetap tidur sambil berdiri di dalam kereta. Ia menyampaikan, tangan memegang erat pegangan tangan KRL yang menggantung di atas. Lalu, taruh kepala di atas lengan yang menggantung ke atas agar bisa tidur.

"Rasanya seperti menyender di tembok hanya saja agak goyang-goyang jadinya," ucap Ivan.

Selain itu, Mutiara Bertha yang juga anak kereta menyampaikan bahwa tidur sambil berdiri dengan posisi desak-desakan di dalam kereta dapat membuat posisi tubuh justru bisa berdiri dengan seimbang. Hal ini dikarenakan orang-orang di sekitar bisa menjadi acuan keseimbangan, sehingga tubuh tidak terlalu bergoyang kencang.



Simak Video "Tips dr Reisa Agar Aman Naik KRL saat Pandemi Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)