Rabu, 26 Agu 2020 21:15 WIB

Mungkinkah Nyamuk Tularkan Virus Corona? Ini Jawaban Studi

Elsa Himawan - detikHealth
Asian Tiger Mosquito. Mungkinkah nyamuk tularkan virus Corona? Ini jawaban studi. (Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/ruiruito)
Jakarta -

Meskipun nyamuk dapat menyebarkan beberapa penyakit, terutama malaria, para ahli mengklaim bahwa hewan ini tidak bisa menyebarkan virus Corona. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) mengungkapkan, hingga saat ini tidak ada data yang menunjukkan bahwa virus Corona dapat disebarkan oleh nyamuk ataupun kutu.

Pernyataan serupa juga dilontarkan oleh World Health Organization (WHO), yang menyatakan bahwa gigitan nyamuk tidak akan menularkan virus Corona. Dikutip dari laman AP News, COVID-19 menyebar dari orang ke orang lain melalui percikan droplet ketika mereka berbicara, batuk, atau bersin, dan ada kemungkinan penularan melalui udara di ruangan tertutup.

Adanya anggapan nyamuk bisa menyebarkan virus Corona juga ditepis oleh sebuah studi yang dimuat dalam jurnal Nature terkait kegagalan SARS-CoV-2 untuk menginfeksi atau berkembang biak pada nyamuk. Tiga spesies nyamuk yang dalam penelitian tersebut membuktikan bahwa virus Corona COVID-19 tidak berhasil menginfeksi nyamuk dan berkembang biak di dalamnya terlebih dahulu, sehingga tidak ada kemungkinan nyamuk bisa menularkan virus Corona COVID-19 itu kepada manusia.

"Di sini kami memberikan data percobaan pertama untuk menyelidiki kapasitas SARS-CoV-2 untuk menginfeksi dan ditularkan oleh nyamuk. Tiga spesies nyamuk yaitu aedes aegypti, ae albopictus dan Culex quinquefasciatus, yang mewakili dua genera paling signifikan dari vektor arbovirus yang menginfeksi manusia, diuji," jelas para peneliti dalam jurnal tersebut.

Kesimpulannya, hingga saat ini baik pernyataan WHO maupun para pakar kesehatan memastikan bahwa nyamuk tidak menyebarkan virus Corona. Terlebih, didukung oleh hasil suatu studi tersebut.

"Kami menunjukkan bahwa bahkan dalam kondisi ekstrim, virus SARS-CoV-2 tidak dapat berkembang biak pada nyamuk-nyamuk ini, dan oleh karena itu tidak dapat ditularkan ke orang-orang," sebut para peneliti.



Simak Video "Respons Tubuh Terhadap Infeksi Virus Corona COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)