Jumat, 28 Agu 2020 13:11 WIB

Ini Cara Cegah Penyakit Jantung Mulai Usia 20-an

Faidah Umu Safuroh - detikHealth
jantung Foto: shutterstock
Jakarta -

Jika kamu berpikir penyakit jantung hanya menyerang orang yang sudah tua, itu salah besar. Sebab, penyakit jantung bisa menyerang siapa saja bahkan orang yang masih terbilang muda sekali pun.

Oleh karena itu, mencegah penyakit jantung sangat penting dilakukan sedini mungkin. Melansir Heart.org berikut hal-hal yang dapat dilakukan untuk mencegah penyakit jantung sejak usia 20-an.

Usia 20-an

Di usia ini biasanya menjadi gerbang penyakit jantung mulai timbul. Salah satu faktor terbesar yakni gaya hidup yang tidak sehat. Di usia muda, saat tubuh terasa masih sehat, orang cenderung tidak begitu memikirkan dampak dari gaya hidup tidak sehat seperti merokok, minum-minuman beralkohol, makan sembarangan hingga malas berolahraga.

Agar penyakit jantung tak datang karena kebiasaan buruk tersebut, kamu harus segera mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat. Selain itu, cek kesehatan tubuh secara teratur juga penting dilakukan di usia ini.

Usia 30-an

Usia produktif dalam bekerja kadang membuat kamu tak memiliki banyak waktu untuk memperhatikan kesehatan jantung. Untuk itu, di usia ini kamu harus belajar menyeimbangkan waktu antara waktu bekerja dengan waktu untuk diri sendiri dan keluarga.

Manfaatkan weekend untuk berkegiatan di luar rumah alih-alih hanya bermalas-malasan di sofa. Liburan singkat ini juga bisa sedikit menghilangkan stres setelah 5 hari penuh bekerja. Sebab, perlu diketahui, stres yang berkepanjangan juga bisa menyebabkan peningkatan detak jantung dan tekanan darah yang dapat merusak dinding arteri.

Usia 40-an

Memasuki usia kepala empat biasanya beberapa gejala penyakit mulai bermunculan. Lantaran itu, kamu perlu lebih peduli terhadap kesehatan tubuhmu di usia ini. Beri lebih banyak waktu untuk memperhatikan kesehatan tubuh.

Contohnya seperti olahraga, menjaga pola makan dan berat badan serta rutin cek kesehatan seperti cek gula darah, tekanan darah hingga pemeriksaan kesehatan jantung lainnya. Setidaknya, kamu harus melakukan tes glukosa saat berusia 45 tahun dan lakukan tes itu secara berkala selama tiga tahun sekali atau lebih sering.

Intinya, seiring bertambahnya usia, peningkatan risiko penyakit jantung seperti tekanan darah hingga penyakit kolesterol akan cenderung meningkat. Oleh karena itu, melakukan pola hidup sehat dan mengurangi peluang risiko sejak dini merupakan pilihan terbaik.

Biasakan konsumsi makanan sehat dan kaya serat seperti buah dan sayur sejak muda, rutin berolahraga, dan hindari merokok serta alkohol agar risiko penyakit jantung dari kolesterol menurun.

Ya, efek kolesterol tinggi menjadi salah satu faktor risiko yang sering menyebabkan penyakit jantung bertambah parah. Pembuluh darah akan tersumbat dan bisa menyebabkan serangan jantung saat kadar kolesterol tinggi dan menyumbat pembuluh arteri yang menuju jantung.

Oleh karena itu, penting kiranya untuk menurunkan kadar kolesterol sejak dini. Selain gaya hidup sehat, Anda juga bisa rutin mengonsumsi Nestlé ACTICOR 2x sehari setelah makan.

Nestlé ACTICOR merupakan minuman susu rendah lemak yang mengandung Beta Glucan dan Inulin. Kandungan Beta Glucan dan Inulin teruji klinis mampu menurunkan kolesterol jahat (LDL) yang merupakan faktor risiko penyakit jantung.

Nestlé ACTICOR juga terbuat dari bahan alami dan rasanya pun sangat enak. Ada 4 varian rasa, antara lain avocado, chocolate, green-tea latte, dan banana. Nestlé ACTICOR baik dikonsumsi oleh orang dewasa yang peduli akan kesehatan tubuh.

Bagi yang suka minuman dingin, Nestlé ACTICOR juga bisa dikonsumsi dengan dikombinasikan bersama es batu atau diminum dalam kondisi dingin. Untuk hasil yang optimal, Nestlé ACTICOR dianjurkan diminum 2x sehari setelah makan.

Nestlé ACTICOR, Cara Alami Turunkan Kolesterol.



Simak Video "9 Kandidat Vaksin Corona Jika Indonesia Resmi Bergabung COVAX"
[Gambas:Video 20detik]
(akn/ega)