Jumat, 28 Agu 2020 12:30 WIB

Barli Asmara Mengidap Toksoplasma, Begini Kaitannya dengan Radang Otak

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Desainer Barli Asmara Barli Asmara mengidap toksoplasma, begini kaitannya dengan radang otak. (Foto: Mohammad Abduh/Wolipop)
Jakarta -

Desainer kondang Barli Asmara wafat di usia 42 tahun pada Kamis (27/8/2020). Menurut keterangan keluarga, Barli meninggal dunia karena radang otak.

"Radang otak kena virus Toxo," ungkap keluarga Barli saat dihubungi Wolipop, Kamis (27/8/2020).

Dikutip dari Harvard Health Publishing, radang otak memang dapat disebabkan oleh infeksi parasit toksoplasma. Parasit ini memiliki nama ilmiah toxoplasma gondii.

Parasit toksoplasma biasa ditemukan dalam kucing. Kucing yang terinfeksi dapat menularkan parasit tersebut lewat kotorannya.


Parasit ini umumnya masuk ke dalam tubuh manusia dengan cara tertelan. Hal tersebut bisa terjadi jika ia menyentuh mulutnya dengan tangan yang kotor, terutama setelah membersihkan kotoran kucing.

Selain itu, toksoplasma juga bisa ditularkan melalui mengonsumsi daging yang mengandung parasit ini. Misalnya, pada daging babi, domba, atau rusa yang tidak dimasak sampai matang sempurna.

Setelah masuk ke dalam tubuh, parasit toksoplasma dapat berkembang biak dan menyebar ke hampir semua organ tubuh, seperti otak, jantung, paru-paru, kelenjar getah bening, dan mata. Meski begitu, penyebaran parasit ini dapat dihentikan jika orang tersebut memiliki daya tahan tubuh yang kuat.

Namun, bagi orang yang berdaya tahan tubuh lemah, infeksi parasit toksoplasma dapat menimbulkan peradangan di otak atau ensefalitis.

Radang otak dapat menyebabkan penderitanya mengalami kejang, gangguan saraf, bahkan kematian.



Simak Video "Cegah Toksoplasma Sejak Dini"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)