Jumat, 28 Agu 2020 14:45 WIB

Pandemi Corona Bisa Bikin Orang Makin Sulit Berhenti Merokok

Firdaus Anwar - detikHealth
Ilustrasi rokok Foto ilustrasi: Thinkstock
Jakarta -

Merokok merupakan kebiasaan buruk karena dapat menimbulkan berbagai macam penyakit. Apalagi di masa pandemi virus Corona COVID-19, kebiasaan merokok disebut dapat membuat seseorang jadi lebih rentan terhadap gejala infeksi yang parah.

Hanya saja menurut dokter spesialis paru dr Feni Fitriani Taufik, SpP(K), dari RSUP Persahabatan, saat ini tantangannya mungkin lebih sulit bagi yang ingin berhenti merokok. Pandemi bisa membuat stres meningkat sehingga orang-orang semakin kuat terdorong untuk merokok.

Bahkan orang-orang yang tadinya sudah berhasil berhenti, karena pandemi bisa saja kembali jadi perokok.

"Stay home dan kadang ada juga yang terganggu pekerjaannya, harus berhenti dari pekerjaan, itu juga suatu stres tersendiri. Seperti buah simalakama yang bisa jadi dari tadinya enggak merokok dia akan kembali ke kebiasaan merokoknya atau malah lebih banyak," kata dr Feni dalam talk show yang disiarkan BNPB pada Jumat (28/8/2020).

"Karena kita tahu faktor dari rokok itu ada release dopamin yang bisa membuat orang merasa seolah-olah lebih tenang," lanjutnya.

dr Feni menyarankan agar orang-orang mencari cara lain yang lebih sehat untuk meningkatkan dopamin di tubuh. Bisa dengan berolahraga atau melakukan hobi.



Simak Video "Nasib Akupunktur di Masa Pandemi Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)