Jumat, 28 Agu 2020 15:47 WIB

Vaksin Merah Putih Tak Terdaftar di WHO, Ini Kata Satgas COVID-19

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Virus corona: Para pemimpin dunia sepakat galang Rp120 triliun demi ciptakan vaksin virus corona Vaksin Merah Putih tidak terdaftar di WHO, ini alasannya kata Jubir Satgas COVID-19. (Foto: BBC World)
Jakarta -

Indonesia juga mengembangkan vaksin Corona. Vaksin Corona buatan Indonesia Merah Putih dikembangkan Lembaga Biomolekuler Eijkman (LBME).

Sebelumnya, Direktur LBME, Prof Amin Soebandrio, mengatakan pihak mereka menargetkan akan menyerahkan bibit vaksin Corona pada industri pada bulan Februari atau Maret 2020. Setelah itu akan dilakukan uji klinis fase I, II, dan III.

Namun, vaksin Corona Merah Putih tidak ada dalam daftar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terkait vaksin yang tengah dikembangkan. Jubir Satgas COVID-19 Prof Wiku Adisasmito angkat bicara mengapa vaksin Corona Merah Putih tidak ada dalam daftar WHO.

"Vaksin Corona Merah Putih tidak ada di daftar WHO karena masih dalam pengembangan tahap awal," ungkapnya dalam siaran pers BNPB melalui kanal YouTube Jumat (28/8/2020).

Prof Wiku menjelaskan vaksin Corona Merah Putih tentu nantinya akan terdaftar di WHO. "Jika nanti uji klinis sudah berjalan tentu akan didaftarkan pada WHO," ungkapnya dalam siaran pers BNPB melalui kanal YouTube Jumat (28/8/2020).



Simak Video "Pondasi Utama Pecegahan Corona Sebelum Vaksin"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)