Selasa, 01 Sep 2020 14:31 WIB

Tara Basro Dituding Antivaksin, Ini Pesan Ahli Epidemiologi Soal Pandemi

Ayunda Septiani - detikHealth
Tara Basro saat berbincang-bincang di COTM. Tara Basro dibully gara-gara posting soal vaksin COVID-19 (Foto: Asep Syaifullah)
Jakarta -

Nama Tara Basro pada hari Selasa (1/9/2020), trending di Twitter. Aktris berusia 30 tahun ini tampaknya terlibat cekcok dengan netizen akibat masalah vaksin.

Beberapa netizen membagikan tangkapan layar yang menunjukkan instastories Tara Basro mengunggah pendapat dari akun Twitter @AliBeckZeck. Ali menyebut bahwa perusahaan farmasi sengaja memanfaatkan ketakutan masyarakat terhadap virus untuk menyuntikkan vaksin yang berisi senyawa kimia berbahaya ke tubuh.

"Sedih banget, cakep-cakep antivax si Tara Basro," komentar satu pengguna Twitter.

Kepala Departemen Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI), Dr dr Tri Yunis Miko Wahyono, MSc, mengatakan para public figure harusnya memilah-milah informasi yang akan dibagikan ke publik.

"Seorang public figure harusnya memilih informasi mana yang harus dipublikasi mana yang tidak," jelas dr Miko.

"Jadi kalau informasi yang bisa menimbulkan keresahan, menimbulkan debat, seharusnya public figure harus mikir-mikir dahulu untuk mempublikasikan itu," tambahnya.

dr Miko menambahkan, untuk public figure harusnya memikirkan jauh dampaknya ke depan untuk masyarakat. Jangan hanya untuk kepentingan pribadi atau untuk kepentingan suatu golongan.



Simak Video "Dituding Anti Vaksin Corona, Tara Basro Murka"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)