Kamis, 03 Sep 2020 06:15 WIB

Pengertian Enzim, Struktur, Sifat, dan Cara Kerjanya

Puti Yasmin - detikHealth
enzim Foto: istimewa/Pengertian Enzim, Struktur, Sifat, dan Cara Kerjanya
Jakarta -

Enzim sangat bermanfaat dan dibutuhkan oleh tubuh. Namun, sebenarnya apa yang dimaksud dengan enzim dan bagaimana cara kerja enzim?

Tubuh akan mengalami gangguan metabolisme yang bisa berujung pada penyakit serius bila kekurangan enzim. Maka dari itu, pastikan kadar enzim di dalam tubuh tetap dalam keadaan seimbang dengan mengonsumsi makanan yang sehat.

Berikut fakta-fakta seputar enzim dikutip dari buku 'Biologi SMA/MA (Diknas)' terbitan Grasindo:

Pengertian Enzim

Enzim merupakan senyawa protein yang membantu proses metabolisme dalam tubuh. Dengan adanya enzim, metabolisme akan berlangsung dengan cepat karena menurunkan energi (aktivasi) yang diperlukan untuk berlangsungnya reaksi tersebut.

Tanpa adanya enzim dalam tubuh, reaksi metabolisme dalam tubuh akan berlangsung sangat lama.

Struktur Enzim

Enzim terdiri dari dua komponen, yakni bagian pro (apoenzim) dan bukan bagian dari protein (gugus prostetik). Apoenzim tersusun atas protein dan mudah berubah tergantung faktor lingkungan, misalnya pH dan suhu.

Sedangkan, gugus prostetik adalah gugus yang tidak aktif. Zat ini terdiri dari unsur logam, seperti besi, mangan, magnesium atau natrium yang disebut kofaktor. Namun, gugus prostetik juga dapat berupa bahan organik dan bukan protein, seperti vitamin B (koenzim).

Cara Kerja Enzim

Secara sederhana, enzim bekerja seperti 'kunci dan gembok'. Pasalnya, dalam materi enzim terdapat tempat yang aktif (active site) yang mana substrat tertentu dapat bergabung ke dalamnya dan bekerja secara spesifik.

Faktor yang Mempengaruhi Kerja Enzim

Pekerjaan enzim dipengaruhi oleh beberapa hal, pertama adalah suhu. Kondisi suhu yang tinggi membuat kecepatan molekul substrat meningkat sehingga pada saat bertumbukan dengan enzim, energi molekul akan berkurang.

Faktor kedua adalah pH. Enzim akan berubah bentuknya dan menyebabkan denaturasi enzim bila kondisi asam dan basa di sekitar molekul berubah.Pada dasarnya, setiap enzim memiliki pH optimum.

Ketiga adalah aktivator dan inhibitor. Dengan adanya molekul aktivator kerja enzim akan jauh lebih mudah. Sedangkan inhibitor adalah molekul yang menghambat ikatan enzim dan substratnya.

Faktor terakhir adalah konsentrasi enzim dan substrat. Besaran konsentrasi enzim dan substrat memengaruhi kecepatan reaksi. Semakin besar konsentrasi enzim maka semakin cepat pula reaksi yang berlangsung.

Selamat belajar tentang pengertian enzim dan strukturnya ya!



Simak Video "Game Viral Among Us dan Diagnosa Impostor Syndrome"
[Gambas:Video 20detik]
(pay/pal)