Kamis, 03 Sep 2020 11:24 WIB

Meski Pahit, Ternyata Sambiloto Punya Segudang Manfaat

Inkana Putri - detikHealth
sambiloto Foto: shutterstock
Jakarta -

Pernah dengar tanaman sambiloto? Tanaman yang satu ini sering sekali dijadikan sebagai jamu atau obat herbal. Namun, sambiloto lebih terkenal karena rasanya yang sangat pahit.

Meskipun pahit, siapa sangka kalau sambiloto punya segudang manfaat bagi kesehatan karena kandungannya yang berfungsi sebagai antiinflamasi, antibakteri, antipiretik, serta analgesik. Melansir berbagai sumber, berikut beberapa manfaat yang bisa didapatkan dari sambiloto.

Redakan Demam

Demam menjadi salah satu penyakit yang hampir dirasakan semua orang. Saat demam biasanya suhu tubuh meningkat dan tubuh menjadi lemas. Ketua Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI) dr. Inggrid Tania mengatakan salah satu keunggulan dari sambiloto adalah bisa menurunkan suhu badan saat demam. Bahkan, sambiloto juga bisa meredakan batuk, sakit tenggorokan dibandingkan dengan perawatan standar atau obat herbal lainnya.

"Sambiloto ini ternyata juga bisa menurunkan demam atau bersifat antipiretik. Jadi, ketika ada infeksi virus yang sering sekali terjadi demam. Nah dengan sambiloto demamnya bisa turun," ujarnya kepada detikHealth baru-baru ini.

Meredakan Sklerosis Ganda

Multiple sclerosis atau sklerosis ganda merupakan penyakit kerusakan saraf yang bisa berakibat terhadap hilangnya penglihatan, nyeri, rasa lelah, dan gejala lainnya. Umumnya, untuk meredakan sklerosis ganda, orang akan melakukan terapi fisik dan obat-obatan untuk meringankan gejala serta memperlambat perkembangan penyakit.

Namun, berdasarkan penelitian kecil yang diterbitkan di BMC Neurology, orang yang mengonsumsi sambiloto dua kali sehari selama 12 bulan cenderung mengalami penurunan terhadap gejala sklerosis ganda, serta tidak ditemukan perbedaan dalam tingkat kekambuhan, ukuran inflamasi, atau status kecacatan.

Mengurangi Penyakit Autoimun

Pernah dengar tentang penyakit autoimun? Ini merupakan kondisi saat sistem imun di dalam tubuh menyerang tubuhnya sendiri. Biasanya, penyakit ini sering muncul karena jumlah imun yang terlalu banyak hingga terjadi over reaction. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa berakibat terhadap kerusakan sel dalam tubuh, peradangan, hingga menimbulkan penyakit serius yang menyerang saraf, tulang persendian, serta organ penting dalam tubuh.

dr. Inggrid mengatakan sambiloto berfungsi sebagai imunosupresan, yakni suatu senyawa yang digunakan untuk menekan respon imun, meredakan hiper inflamasi, mengatasi penyakit autoimun, atau mencegah penolakan transplantasi.

"Nah, untuk herbal Indonesia yang bersifat stimulant sebenarnya memiliki kemampuan sebagai imunosupresan, misalnya sambiloto, jahe merah. Jadi artinya menekan respon imun jika berlebihan," katanya.

Lebih lanjut, dr. Inggrid menjelaskan dalam kasus COVID-19 juga sering ditemukan badai sitokin yakni kondisi respons imun yang berlebihan sehingga sel tubuh ikut dirusak dan terjadi peradangan yang berlebihan. Saat kondisi ini terjadi, diperlukan supressi untuk menekan respon imun yang berlebihan.

Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Daya tahan tubuh menjadi hal penting yang harus dijaga agar terhindar dari infeksi virus dan penyakit. dr. Inggrid menjelaskan sambiloto merupakan salah satu imunomodulator, tanaman herbal yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh (imunostimulan).

"Sambiloto ini juga bersifat imunostimulasi. Ditemukan dalam beberapa penelitian sambiloto bersifat antivirus. Banyak virus yang bisa diatasi dengan sambiloto," katanya.

Senada dengan dr. Inggrid, Medical Manager of Kalbe Consumer Health dr. Helmin Agustina Silalahi juga mengatakan sebagai imunomodulator, sambiloto bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Dengan begitu, tubuh bisa terhindar dari infeksi virus dan penyakit.

"Ada hal-hal yang menyebabkan kita jadi sakit, ada faktor virusnya, lingkungan, dan yang pasti faktor daya tahan tubuh sendiri. Saat terjadi peradangan hebat yang berlebihan ini artinya imun tubuh kita sudah bermasalah. Untuk itu, kita memerlukan daya tahan tubuh untuk diaktifkan kembali dengan menggunakan immunomodulator," katanya.

Nah, itulah beberapa manfaat dari mengonsumsi sambiloto. Tak hanya itu, berdasarkan beberapa penelitian, sambiloto juga dapat digunakan untuk pengobatan penyakit kronis seperti kanker, jantung, dan hati.

Bagi Anda yang tak kuat dengan rasa pahit sambiloto, Anda bisa konsumsi suplemen Fatigon Promuno untuk tetap mendapatkan khasiatnya . Terlebih lagi, Fatigon Promuno sebagai pelopor imunomodulator Herbal Indonesia menggabungkan 4 herbal asli Indonesia yakni meniran, sambiloto, daun sembung, dan jahe merah. Keempat kandungan herbal ini mampu menjaga daya tahan tubuh optimal karena mengandung tiga aksi antivirus, antiradang, dan imunomodulator.



Simak Video "'GeNose', Alat Pengendus COVID-19 Buatan UGM"
[Gambas:Video 20detik]
(akn/ega)