Jumat, 04 Sep 2020 08:28 WIB

WHO Soroti Ruang Isolasi Pasien Corona di Jakarta Terisi 70 Persen

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Ilustrasi pasien di rumah sakit Ilustrasi pasien Corona. (Foto ilustrasi: iStock)
Jakarta -

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyoroti okupansi ruang isolasi pasien Corona di Jakarta yang sudah terisi 70 persen.

"Meningkatkan keprihatinan tentang kapasitas perawatan kesehatan untuk mengatasi peningkatan jumlah kasus baru setiap minggu," tulis WHO dalam laporan COVID-19 Indonesia Situation Report-21 yang diterbitkan pada Rabu (2/9/2020).

Dari data yang dihimpun WHO, Jakarta memiliki total 4.456 tempat tidur yang disiapkan untuk ruang isolasi dan 483 tempat tidur yang disediakan untuk ruang ICU yang tersebar di 67 rumah sakit rujukan COVID-19.

"Namun dengan hampir 5.000 kasus baru setiap minggu, tempat tidur terisi dengan cepat...Lonjakan kasus menyebabkan perluasan PSBB Transisi hingga 10 September," lapor WHO.

Dalam laporan tersebut juga disebutkan bahwa pada 2 September, setengah dari kasus COVID-19 atau sekitar 59,1 persen berada di pulau Jawa. DKI Jakarta, Jawa Timur, dan Jawa Tengah adalah tiga provinsi teratas dengan jumlah kasus tertinggi dari total kasus yang dikonfirmasi.

Sulawesi Selatan adalah satu-satunya provinsi di luar Jawa yang termasuk dalam lima provinsi teratas dalam hal jumlah
kasus terkonfirmasi.

"Per 2 September, DKI Jakarta memiliki jumlah kematian COVID-19 tertinggi yang dikonfirmasi per satu juta penduduk," papar WHO.

WHO juga menyoroti soal peningkatan mobilitas akibat linur panjang yang diduga menjadi penyebab transmisi lokal Corona di Indonesia semakin meluas. Mereka menyuarakan keprihatinan
bahwa lonjakan infeksi dapat menyebabkan krisis di fasilitas kesehatan dan mendesak pemerintah mengambil tindakan serius untuk mengendalikan penularan.



Simak Video "Cara Tenaga Kesehatan Beri Motivasi ke Pasien Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/naf)