Minggu, 06 Sep 2020 18:32 WIB

Belum Selesai Uji Klinis, 90 Persen Karyawan Sinovac Diberi Vaksin Corona

Firdaus Anwar - detikHealth
Pendaftaran Relawan Uji Vaksin Sinovac Telah Dibuka, Apa Syaratnya? Vaksin Corona Sinovac. (Foto ilustrasi: DW (SoftNews)
Jakarta -

Sinovac Biotech merupakan salah satu perusahaan farmasi asal China yang mengembangkan vaksin untuk virus Corona COVID-19. Meski vaksin masih menjalani proses uji klinis, China diketahui ternyata sudah menggunakannya sejak bulan Juli lalu karena alasan kedaruratan.

CEO Sinovac, Yin Weidong, mengungkap sudah hampir 90 persen karyawannya menerima suntikan vaksin Corona. Ada sekitar 2.000 sampai 3.000 karyawan beserta keluarganya secara sukarela mendapat vaksin corona lewat program darurat yang diluncurkan pemerintah.

Yin menjelaskan sangat penting bagi pihaknya agar dapat bekerja bebas dari ancaman virus. Ini bisa berdampak langsung pada produktivitas.

"Sebagai pengembang dan pembuat vaksin, kemunculan wabah dapat berdampak langsung pada produksi vaksin," kata Yin seperti dikutip dari Reuters, Minggu (6/9/2020).

Data yang diambil dari program darurat ini dapat dipakai untuk mendukung proses uji klinis yang berlangsung secara terpisah.

Hingga saat ini laporan menyebut risiko kemunculan efek samping vaksin Corona buatan Sinovac rendah. Beberapa contoh efek samping yang dilaporkan, mulai dari demam, nyeri di lokasi suntikan, hingga rasa lelah.

Yin sendiri mengaku sudah mendapat suntikan vaksin, begitu juga dengan orang tua dan anak-anaknya.



Simak Video "BPOM Sebut Tak Ada Efek Samping Berat pada Relawan Vaksin Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)