Senin, 07 Sep 2020 21:20 WIB

Studi: Ogah Pakai Masker dan Sosial Distancing, Kemungkinan Psikopat

Ayunda Septiani - detikHealth
A asian man remove the N95 mask from his face Tidak pernah mau pakai masker kemungkinan ada masalah kepribadian (Foto: Getty Images/iStockphoto/rukawajung)
Jakarta -

Dalam situasi pandemi virus Corona COVID-19 yang masih meningkat, ada saja alasan orang yang menolak untuk menggunakan masker dan menerapkan jaga jarak (social distancing). Bahkan masih sulit rasanya untuk mengimbau mereka untuk menerapkannya.

Baru-baru ini, para ilmuwan dari Universidade Estadual de Londrina (UEL) di Brasil melakukan sebuah penelitian yang disebut kepatuhan terhadap langkah-langkah penanganan terhadap pandemi COVID-19 dari waktu ke waktu. Dikutip dari laman World Of Buzz, penelitian ini mensurvei sebanyak 1.500 orang dewasa selama 15 minggu dari 21 Maret hingga 29 Juni 2020.

Penelitian dilakukan untuk mempelajari korelasi antara ciri-ciri kepribadian dengan kepatuhan pada protokol kesehatan pandemi. Hasil penelitian menemukan bahwa orang yang memiliki ciri-ciri anti sosial, cenderung tidak mematuhi peraturan. Itu bisa berupa menjaga jarak atau menggunakan masker.

Gangguan ini biasa disebut dengan kepribadian dissosial, kepribadian psikopat, dan kepribadian sosiopat. Jadi, apa yang dimaksud dengan ciri-ciri antisosial dalam konteks tersebut? Menurut penelitian tersebut didefinisikan atau terkait dengan ciri-ciri yang biasanya ada pada orang yang didiagnosis dengan gangguan kepribadian antisosial.

Berikut ini perilaku umum bagi mereka yang memiliki gangguan kepribadian antisosial:

- Berulang kali melanggar hukum
- Suka mengeksploitasi orang lain
- Bohong
- Impulsif.
- Agresif.
- Mengabaikan keamanan diri sendiri dan orang lain.
- Tidak bertanggung jawab.
- Memiliki kurangnya rasa bersalah, penyesalan, dan empati.

Menurut penulis penelitian tersebut, ciri-ciri ini menjelaskan, setidaknya sebagian alasan mengapa orang terus tak mematuhi langkah-langkah protokol kesehatan. Bahkan ini diiringi dengan meningkatnya jumlah kasus dan kematian akibat virus Corona.

Lebih lanjut, penelitian ini menunjukkan bahwa orang dengan tipe kepribadian ini merasa mereka dapat mengabaikan tindakan pencegahan COVID-19 karena memiliki empati yang rendah. Kecenderungan antisosial juga membuat mereka kurang peduli untuk menjaga diri sendiri dan orang lain dari risiko terinfeksi Corona.



Simak Video "Masker Katup Tak Mampu Tangkal Penularan Covid-19 "
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)