Minggu, 13 Sep 2020 05:53 WIB

Masih ada 1.355 Bed Isolasi COVID-19, Ganjar Pastikan RS di Jateng Aman

Angling Adhitya Purbaya - detikHealth
Penyemprotan disinfektan di zona merah di Jateng COVID-19 masih tinggi di Jateng (Angling/detikcom)
Semarang -

Angka kasus COVID-19 di Provinsi Jawa Tengah masih cukup tinggi hingga hari ini. Namun dipastikan ruang isolasi bagi pasen Corona masih tersedia dan bisa menampung penanganan pasien.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan untuk data hari ini yang terupdate pukul 08.00 WIB pagi tadi masih ada 1.355 bed atau 40,5 persen dari kapasitas total di Jateng.

"Kapasitas TT (bed) Isolasi RS di Jateng 3.343. Masih tersedia 1.355 TT," kata Ganjar lewat pesan singkat, Sabtu (12/9/2020).

Ganjar menjelaskan sejumlah tempat yang disiapkan sebagai tempat isolasi bahkan masih kosong. RS Bung Karno Solo juga disiapkan untuk tempat khusus perawatan pasien COVID-19 juga belum terpakai.

"Umpama kita nyiapin (Asrama Haji) donohudan, belum kepakai. Bank Jateng lama yang ada di (kawasan) Kota Lama itu udah kita siapin itu, sama sekali nggak kepakai," lanjut Ganjar di rumah dinasnya.

"Termasuk kalau rumah sakitnya kurang kami nyiapin RS Bung Karno Solo, itu mau kita khususkan. Tapi sampai hari ini juga belum dan itu masih standby masih kosong, sebenarnya kita lebih banyak siaga," imbuhnya.

Ganjar pun tidak berharap ketersediaan bed untuk pasien COVID-19 terisi. Dengan masih adanya bed kosong yang cukup banyak, Ganjar juga megingatkan bukan berarti kemudian tidak disiplin protokol kesehatan.

"Itu tidak berarti kita harus tidak disiplin lho, jangan lho, jangan sampai kita tidak disiplin. Mentang-mentang masih ada terus mau dipenuhi, lebih baik dikosongin," katanya.

Sementara itu untuk diketahui, dari data https://corona.jatengprov.go.id/ yang diperbarui setiap pukul 12.00 WIB total kasus COVID-19 terkonfirmasi ada 17.729, yang dirawat 2.856 orang, sembuh 13.220 orang, meinggal 1.653 orang, suspek 1.637 orang, probabel 1.125 orang.



Simak Video "Virus Corona Bisa Serang Usus Meski Pernapasan Negatif Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(alg/up)