Minggu, 13 Sep 2020 14:58 WIB

Besok DKI Mulai PSBB Ketat, Begini Aturan Soal Pernikahan

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Penghulu memberikan buku nikah kepada pasangan  pengantin, saat prosesi pernikahan, di Balai Nikah Kantor Urusan Agama (KUA) Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat, Sabtu (11/4/2020). Penyelenggaraan pernikahan tetap dilaksanakan di kantor KUA setempat dengan mematuhi protokol pencegahan COVID-19 sesuai panduan dari Kementerian Agama, di antaranya tidak boleh lebih dari 10 orang dan harus menggunakan masker serta sarung tangan. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/hp. PSBB ketat lagi, bagaimana aturan soal pernikahan? (Foto ilustrasi: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/Iggoy el Fitra)
Jakarta -

Anies Baswedan kembali memperketat PSBB terhitung sejak 14 September 2020. Kegiatan sosial kembali dibatasi seperti meneruskan pendidikan sekolah ditutup, pariwisata dan taman rekreasi yang tidak diperbolehkan buka.

Dilanjutkan dengan beberapa sarana publik atau fasilitas umum yang memicu kerumunan. Lantas bagaimana dengan ketentuan pernikahan di masa PSBB?

"Kegiatan yang harus ditutup sementara dalam dua pekan ke depan. Kegiatan resepsi pernikahan, khusus pernikahan dan pemberkatan perkawinan dapat dilakukan di KUA atau kantor catatan sipil," beber Anies saat menyampaikan ketentuan PSBB, Minggu (13/9/2020).

Anies menyebut ketentuan ini dilakukan salah satunya karena menyoroti jumlah kasus kematian yang sudah mencapai lebih dari seribu kasus. Anies berharap hal ini bisa menekan angka kematian tersebut.

"Sudah lebih dari 1.300 orang yang wafat karena COVID-19 kita tidak ingin lebih banyak lagi kita ingin menjaga keselamatan semua," pungkasnya.



Simak Video "Dear Warga DKI, Tak Perlu Panic Buying Jelang PSBB Total Lagi..."
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)