Selasa, 15 Sep 2020 05:56 WIB

Round Up

3 Paparan Menkes Terawan Soal COVID-19 di Indonesia

Khadijah Nur Azizah, Ayunda Septiani - detikHealth
Anggota Komisi IX Ribka Tjiptaning dari Fraksi PDIP berbicara soal singkatan korona yakni komunitas rondo mempesona. Menteri Kesehatan RI Terawan Agus Putranto (Foto: Lamhot Aritonang)
Jakarta -

Selama pandemi virus Corona COVID-19, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto terbilang irit bicara. Kemunculannya menyampaikan keterangan pers di Kantor Presiden pada Senin (15/9/2020) menjawab kerinduan terhadap sosok kontroversial tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Terawan menyampaikan sejumlah hal terkait kondisi penanganan pandemi COVID-19 di Indonesia. Beberapa di antaranya terangkum sebagai berikut:

1. Data COVID-19

Terawan menyebut hingga 13 September 2020 tercatat rata-rata kasus aktif sebanyak 25,02 persen. Angka ini sedikit lebih tinggi dibanding rata-rata dunia yakni 24,78 persen.

Jumlah pasien sembuh tercatat 155.010 kasus dengan recovery rate 70 persen. Secara global, recovery rate ada di rata-rata 72 persen.

Sementara itu rata-rata kematian mengalami penurunan dari 4,49 persen menjadi 3,99 persen. Ini juga masih lebih rendah dibanding rata-rata dunia di angka 3,18 persen.

2. Ruang isolasi

Untuk isolasi pasien COVID-19, Terawan memaparkan kondisi keterisian RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran. Untuk gejala ringan, disediakan 2 tower yakni tower 6 dan 7, masing-masing dengan kapasitas sebagai berikut:

  • Tower 6 kapasitas 1.746 terisi 888
  • Tower 7 kapasitas 2.472 terisi 749.

Sedangkan untuk pasien tanpa gejala, disediakan tower 4 dan 5 dengan kapasitas sebagai berikut:

  • Tower 4 kapasitas 2.472 belum terisi
  • Tower 5 kapasitas 2.472 terisi 81.

"Di samping itu juga disiapkan balai pelatihan kesehatan atau Bapelkes di Jakarta maupun Ciloto kapasitas 326 kamar untuk bisa menampung 653 orang," kata Terawan.

Sebanyak 10-15 hotel bintang 2 dan 3 juga disiapkan dengan kapasitas 1.500 kamar untuk menampung hingga 3.000 pasien.

Terawan juga memastikan DKI Jakarta masih mampu melakukan perawatan pasien COVID-19.

3. Relawan

Terawan menyampaikan total ada 16.286 relawan tenaga kesehatan tersebar di rumah sakit dan laboratorium untuk COVID-19. Selain itu juga ada 3.500 dokter internship, 800 tenaga kesehatan dari program Nusantara Sehat, dan 685 relawan lainnya.



Simak Video "Menkes Terawan soal Corona di Indonesia: Perjalanan Masih Panjang"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)