Rabu, 16 Sep 2020 10:49 WIB

Vaksin COVID-19 Buatan China Bakal Digunakan untuk Umum November Mendatang

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Pelaksanaan Vaksinasi Difteri

Petugas dari Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta melakukan Vaksinasi Difteri di SMK Yosua, Jakarta, Senin (11/12/2017). Hingga November 2017, sudah ada 11 provinsi yang melaporkan Kejadian Luar Biasa (KLB) akibat difteri. Grandyos Zafna/detikcom Ilustrasi vaksinasi. (Foto: Grandyos Zafna/detikHealth)
Jakarta -

Vaksin virus Corona COVID-19 yang dikembangkan perusahaan biofarmasi China siap digunakan untuk umum pada November mendatang.

Wu Guizhen, kepala ahli biosekuriti dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) China, mengatakan masyarakat sudah mulai bisa menerima suntikan vaksin COVID-19 di awal November setelah uji klinis fase III diklaim berjalan dengan lancar.

Wu tidak merinci vaksin mana yang dirujuknya, tetapi mengatakan "berdasarkan hasil klinis fase 3, kemajuan saat ini sangat mulus," katanya dikutip dari CGTN.

Wu menambahkan telah mendapat suntikan vaksin pada bulan April dan merasa baik selama beberapa bulan terakhir, meskipun dia tidak menyebutkan secara spesifik kandidat vaksin COVID-19 mana yang telah dia ambil.

Otoritas China optimis pada vaksin yang dikembangkan oleh Sinovac Biotech dan Sinopharm. Bahkan mereka telah memamerkan kandidat vaksin di pameran perdagangan Beijing bulan ini.

Beberapa kandidat vaksin Corona China telah diberikan kepada pekerja esensial di bawah program penggunaan darurat. Seorang juru bicara Sinovac mengatakan bahwa puluhan ribu orang telah secara sukarela menerima vaksin, termasuk 90 persen karyawan dan keluarga mereka yang berjumlah sekitar 2.000-3.000 orang.

Pada bulan Juni, otoritas militer China telah menyetujui vaksin untuk digunakan dalam program penggunaan darurat yang dikembangkan oleh unit penelitian dan perusahaan bioteknologi.



Simak Video "9 Kandidat Vaksin Corona Jika Indonesia Resmi Bergabung COVAX"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/fds)