Rabu, 23 Sep 2020 09:31 WIB

Kandidat Vaksin Corona Pfizer Tunjukkan Efek Samping Ringan, Apa Saja?

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Jerman Akan Izinkan Penggunaan Beberapa Jenis Vaksin Anti Corona Ilustrasi vaksin Corona. (Foto ilustrasi: DW (News))
Jakarta -

Salah satu perusahaan yang mengembangkan vaksin, Pfizer Inc, menyebut partisipan vaksin menunjukkan efek samping ringan saat diberi vaksin COVID-19 atau plasebo dalam studi tahap akhir yang sedang berlangsung.

Dikutip dari Strait Times, kelelahan adalah efek samping yang paling sering dilaporkan relawan vaksin. Setelah pemberian dosis kedua, sekitar 36 persen kelompok usia 18 hingga 64 tahun dan 27 persen kelompok usia 65 hingga 84 tahun melaporkan kelelahan.

Selain itu efek samping lain yang paling sering dialami adalah sakit kepala, nyeri otot, menggigil, dan nyeri sendi. Beberapa peserta studi juga dilaporkan mengalami demam, termasuk demam tinggi.

"[Peneliti] akan memberi tahu kami jika mereka memiliki masalah keamanan dan belum menemukannya hingga saat ini," kata Dr Kathrin Jansen, kepala penelitian vaksin Pfizer.

Lebih dari 12 ribu orang telah menerima dosis kedua dari kandidat vaksin COVID-19 yang dikembangkan perusahaan tersebut. Pfizer Inc juga telah mendaftarkan lebih dari 29 ribu dari 44 ribu sukarelawan uji klinis vaksin yang bekerjasama dengan BioNTech.

Pfizer mengatakan pihaknya terus meneliti keamanan dan tolerabilitas vaksin dalam studinya.

"Kami yakin, mengingat profil kekebalan yang sangat kuat dan juga profil praklinis, bahwa kemanjuran vaksin kemungkinan besar mencapai 60 persen atau lebih," kata Chief Scientific Officer Pfizer Mikael Dolsten.



Simak Video "Pondasi Utama Pecegahan Corona Sebelum Vaksin"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)