Rabu, 23 Sep 2020 18:00 WIB

Vaksin Corona untuk Anak Diprediksi akan Lebih Lama Ditemukan, Ini Sebabnya

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Covid-19: Siapa yang pertama kali akan mendapatkan vaksin virus corona dan seberapa cepat akan tersedia? Vaksin Corona untuk anak diprediksi akan lebih lama ditemukan. (Foto: BBC World)
Jakarta -

Virus Corona COVID-19 masih mewabah di seluruh dunia. Hal ini membuat sebagian orang tua bertanya-tanya, kapan vaksin akan tersedia dan kapan anak bisa divaksin?

Namun, sayangnya vaksin Corona untuk anak mungkin akan lebih lama ditemukan dibandingkan untuk orang dewasa. Pasalnya, vaksin yang sudah terbukti aman untuk orang dewasa, belum tentu juga aman bagi anak-anak.

Apa yang membuat vaksin Corona untuk anak lebih lama ditemukan?

Dari sejumlah kandidat vaksin Corona yang saat ini sedang dilakukan uji klinis, belum ada satu pun percobaan yang membuktikan apakah vaksin ini aman dan efektif untuk anak-anak atau tidak.

"Saat ini saya cukup khawatir tidak ada vaksin yang tersedia untuk anak-anak pada awal ajaran baru sekolah tahun depan," kata Dr Anderson, dokter anak di Children's Healthcare of Atlanta, Amerika Serikat, dikutip dari Times of India.

Kapan uji klinis vaksin Corona pada anak-anak bisa dilakukan?

Umumnya proses pengembangan vaksin harus melewati 3 tahap, yaitu uji klinis fase 1, 2, dan 3. Uji klinis ini pun harus melibatkan banyak relawan.

Selama penelitian, para ilmuwan akan memantau apakah vaksin Corona yang diberikan dapat melindungi orang tersebut dari COVID-19 atau tidak. Dari hasil uji klinis ini juga bisa diketahui, apakah ada efek samping yang ditimbulkan atau tidak.

Jika peneliti tidak menemukan adanya efek samping yang serius, barulah mereka bisa mengujinya pada anak-anak. Biasanya pengujian akan dilakukan pada anak usia remaja terlebih dahulu, kemudian berlanjut hingga usia yang lebih muda.



Simak Video "Vaksin Corona Belum Direkomendasikan untuk Anak-anak dan Ibu Hamil"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)