Rabu, 23 Sep 2020 20:01 WIB

Sering Menguap Belum Tentu Ngantuk, 4 Penyakit Ini Juga Bisa Jadi Penyebab

Defara Millenia Romadhona - detikHealth
Traveler woman sleeping in a train travel beside the window Sering menguap belum tentu karena mengantuk (Foto: iStock)
Jakarta -

Menguap adalah respons alami ketika tubuh merasa lelah dan mengantuk. Dalam proses menguap, mulut akan terbuka dan menarik napas dalam sehingga paru-paru terisi dengan udara.

Saat menguap hal yang terpikirkan untuk segera beristirahat dan tidur. Namun, masalah kesehatan juga bisa menyebabkan kamu menguap secara berlebihan.

Dikutip dari berbagai sumber, berikut sejumlah penyakit yang bisa memunculkan gejala menguap:

1. Gangguan tidur

Menurut National Institutes of Health dikutip dari Live Strong, menguap terlalu sering menjadi tanda gangguan tidur seperti insomnia, sleep apnea, dan narkolepsi. Kondisi ini bisa mengganggu kamu mendapatkan tidur malam yang nyenyak sehingga pada siang hari merasa lelah.

2. Diseksi aorta

Diseksi aorta merupakan robeknya dinding aorta, yaitu arteri utama yang membawa darah dari jantung. Menurut Mayo Clinic, kondisi ini menyebabkan napas pendek dan lelah sehingga menguap berlebihan. Jika kamu menguap berlebihan dan disertai dengan kesulitan bernapas, denyut nadi tidak teratur, berkeringat, dan nyeri dada, segeralah periksa ke dokter.

3. Penurunan tekanan darah dan detak jantung

Tanda menurunnya tekanan darah dan detak jantung membatasi aliran darah ke otak. Kondisi ini terjadi adanya gangguan bagian dari sistem saraf untuk mengatur tekanan darah dan detak jantung sehingga otomatis meningkatkan asupan oksigen dengan menguap.

4. Gangguan kecemasan

Kecemasan bisa menyebabkan sering menguap. Sebab, kondisi ini berdampak pada jantung, tenaga, dan sistem pernapasan. Jika rasa cemas semakin tinggi, akan menguap lebih sering.



Simak Video "Ramuan Alami untuk Atasi Insomnia"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)