Minggu, 27 Sep 2020 09:59 WIB

Kondisi Jantung Milenial vs Gen X di Usia Sama, Mana Lebih Sehat?

Faidah Umu Sofuroh - detikHealth
ilustrasi milenial vs gen X Foto: shutterstock
Jakarta - Metabolisme generasi milenial di pertengahan usia 30-an biasanya mulai menurun. Hal ini menyebabkan penurunan kondisi kesehatan di usia-usia tersebut. Namun, Blue Cross Blue Shield (BCBS) mengungkapkan milenial di pertengahan 30 tahun tak hanya mengalami penurunan kondisi kesehatan, tapi juga memiliki tingkat penyakit yang lebih tinggi dibandingkan generasi X pada usia yang sama.

Data Indeks Kesehatan mengungkapkan ada 10 kondisi yang sangat mempengaruhi kesehatan generasi milenial. Adapun 10 kondisi tersebut antara lain, depresi berat, gangguan penggunaan zat, gangguan penggunaan alkohol, hipertensi, hiperaktif, kondisi psikotik, penyakit Crohn, kolesterol tinggi, gangguan penggunaan tembakau, dan diabetes tipe 2.

Laporan BCBS menyebutkan antara tahun 2014 dan 2017, kaum milenial mengalami kenaikan depresi berat sebesar 31%, hiperaktif sebesar 29%, diabetes tipe 2 sebesar 22%, dan hipertensi sebesar 16%. Sedangkan gangguan penggunaan alkohol adalah satu-satunya kondisi yang prevalensinya agak stagnan.

Pada laporan yang sama juga ditemukan milenial 18% lebih mungkin mengalami depresi berat, 37% lebih mungkin menjadi hiperaktif, 15% lebih mungkin untuk memiliki penyakit Crohn, 19% lebih mungkin menderita diabetes tipe 2, 7% lebih mungkin menunjukkan kolesterol tinggi, dan 10% lebih mungkin menderita hipertensi daripada generasi X di usia yang sama yaitu pertengahan 30-an.

BCBS mengatakan status kesehatan milenial kemungkinan besar akan berdampak besar pada perekonomian negara (dalam hal ini Amerika) selama 20 tahun ke depan. Namun tak mengecualikan hal serupa terjadi pada negara lain jika kondisi generasi mudanya sama.

Kondisi yang dimaksud adalah risiko milenial terkena penyakit di usia muda karena gaya hidup yang tidak sehat. Gaya hidup tidak sehat seperti pola makan yang buruk, merokok, minum alkohol dan jarang beraktivitas fisik memiliki kemungkinan besar menyebabkan masalah kesehatan seperti yang telah dijelaskan di atas.

Beberapa masalah kesehatan seperti hipertensi, diabetes dan kolesterol bahkan bisa berimplikasi pada munculnya penyakit jantung. Lantaran itu, tak heran jika kondisi kesehatan jantung generasi milenial tak lebih baik dibandingkan kondisi jantung generasi X di usia yang sama mengacu pada laporan BCBS tersebut.

Dengan adanya fakta ini, generasi milenial yang saat ini berada di usia pertengahan 20-an sebaiknya mulai sadar untuk menjalani gaya hidup yang lebih sehat. Kurangi stres, rajin berolahraga, jaga pola makan, serta konsumsi makanan yang kaya serat seperti sayur dan buah untuk menurunkan kadar kolesterol tinggi.

Selain itu juga bisa rutin mengonsumsi Nestlé ACTICOR dua kali sehari setelah makan. Bagi yang suka minuman dingin, Nestlé ACTICOR juga bisa dikonsumsi dengan dikombinasikan bersama es batu atau diminum dalam kondisi dingin.

Nestlé ACTICOR merupakan minuman susu rendah lemak yang mengandung Beta Glucan dan Inulin. Kandungan Beta Glucan dan Inulin teruji klinis mampu menurunkan kolesterol jahat (LDL) yang merupakan faktor risiko penyakit jantung.

Nestlé ACTICOR juga terbuat dari bahan alami dan rasanya pun sangat enak. Ada 4 varian rasa, antara lain avocado, chocolate, green-tea latte, dan banana. Nestlé ACTICOR baik dikonsumsi oleh orang dewasa yang peduli akan kesehatan tubuh.

Nestlé ACTICOR, Cara Alami Turunkan Kolesterol.

Simak Video "Pesan Psikolog Anak untuk Orang Tua di Masa Pandemi"
[Gambas:Video 20detik]
(mul/mpr)