Minggu, 27 Sep 2020 08:06 WIB

Terlalu Banyak Makan Permen, Pria Ini Serangan Jantung Lalu Tewas

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Heart monitor Ilustrasi serangan jantung (Foto: Getty Images)
Jakarta -

Seorang pria di Massachusetts meninggal karena terlalu banyak makan permen black licorice. Dalam porsi besar, permen tersebut ternyata memberikan efek toksik yang mematikan.

Pria 54 tahun ini tengah berada di restoran fast food saat tiba-tiba tersedak, lalu tidak sadarkan diri. Tim medis mendapati pria ini mengalami ventricular fibrillation, yakni gangguan denyut jantung yang mematikan.

Pertolongan CPR (Cardiopulmonary Resuscitation) diberikan saat itu juga sebelum pria tersebut dibawa ke rumah sakit. Meski sempat tersadar, pria tersebut akhirnya meninggal sesampainya di rumah sakit.

Dari keluarganya, terungkap pria ini punya kebiasaan buruk makan 1-2 kantong permen setiap hari. Beberapa pekan sebelumnya, ia beralih dari permen rasa buah berwarna merah ke permen rasa black licorice atau akar manis.

Dikutip dari Live Science, black licorice mengandung senyawa glycyrrhizin yang berasal dari akarnya. Terlalu banyak mengonsumsi bahan ini bisa menyebabkan tubuh kehilangan banyak potassium atau kalium. Kondisi ini memicu tekanan darah tinggi dan gangguan ritme jantung.

Kematian akibat overdosis black licorice terbilang langka. Namun para pakar mengingatkan untuk tidak berlebihan karena asupan black licorice berlebih dalam jangka panjang bisa memicu gangguan jantung, terlebih di usia 40 tahun ke atas.



Simak Video "Pentingnya Deteksi Jantung saat Berolahraga"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)