Kamis, 01 Okt 2020 15:01 WIB

Joy Tobing Positif Corona, Ini yang Memperparah Kondisi Saat Terpapar

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Joy Tobing Joy Tobing (Foto: Hanif Hawari)
Jakarta -

Salah satu penyanyi Indonesia, Joy Tobing, positif COVID-19. Sebelum dipastikan positif, Joy mengaku mengalami sejumlah gejala Corona salah satunya radang tenggorokan.

Namun, Joy mengatakan dirinya tidak mengalami sesak napas dan demamnya tidak terlalu tinggi. Setelah cek ke dokter dan menjalani swab, ia langsung menjalani isolasi mandiri selama 14 hari.

"Biasanya kan kalau penyanyi penyakitnya radang tenggorokan ya. Kakak pikir itu hal yang biasa saja. Ternyata pas cek ke dokter swab hasilnya positif. Langsung kakak menjalankan isolasi mandiri 14 hari di rumah," jelas Joy.

Selain gejala yang muncul, ada sederet faktor yang bisa membuat kondisi pasien COVID-19 menjadi lebih berisiko. Salah satunya adalah kondisi medis yang mendasari pasien sebelum terinfeksi.

Dalam hal ini, Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Amerika Serikat (CDC) memberitahu beberapa penyakit yang bisa berisiko saat terinfeksi COVID-19. Berikut beberapa faktor yang bisa memperparah risiko COVID-19.

  • Asma
  • Penyakit serebrovaskular (mempengaruhi pembuluh darah dan suplai darah ke otak)
  • Keadaan immunocompromised (sistem kekebalan yang lemah.
  • Kondisi neurologis, seperti demensia
  • Penyakit hati
  • Kehamilan
  • Fibrosis paru (jaringan paru-paru yang rusak atau terluka)
  • Merokok
  • Thalassemia (sejenis kelainan darah)
  • Diabetes melitus tipe 1

Lalu, butuh berapa lama untuk sembuh dari COVID-19?

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menjelaskan pasien Corona dibagi dua, yaitu yang bergejala ringan dan parah. Untuk pasien bergejala ringan waktu pemulihannya sekitar dua minggu, sementara pada pasien yang parah atau kritis membutuhkan waktu 3-6 minggu.

Tonton video 'Joy Tobing Syok Positif Corona, Ini Gejala yang Dia Alami':

[Gambas:Video 20detik]



(sao/up)