Jumat, 02 Okt 2020 09:05 WIB

Corona Melonjak Usai Pemilu, Malaysia 'Dihantui' Gelombang Baru COVID-19

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Otoritas Malaysia melaporkan total kasus virus Corona (COVID-19) di wilayahnya telah melampaui 10 ribu kasus. Pemilu selesai, Malaysia khawatirkan gelombang baru COVID-19. (Foto: AP/Vincent Thian)
Jakarta -

Otoritas Malaysia memperingatkan akan adanya potensi gelombang baru virus Corona di negaranya. Hal ini diumumkan setelah adanya 260 kasus infeksi yang dilaporkan pada Kamis (1/10/2020), yang merupakan lonjakan kasus terbesar sejak awal Juni lalu.

Penambahan kasus harian terbesar ini terjadi setelah pemilu di negara bagian terbesar Malaysia, Sabah. Sampai hari ini, jumlah kasus COVID-19 di malaysia sudah mencapai 11.848, kasus kematian 136, dan 10.014 kesembuhan.

Sebelumnya kasus Corona di negara tersebut pun sempat menurun setelah lockdown ketat diberlakukan. Tetapi setelah pemilu penambahan kasus harian pun melonjak tinggi.

Menurut Direktur Jenderal Kesehatan Noor Hisham Abdullah, peningkatan kasus ini bisa dilihat sebagai awal dari gelombang baru. Ia pun mendesak masyarakat untuk terus mempraktikkan jaga jarak sosial dan keluar rumah kecuali ada keperluan yang mendesak.

"Ini tergantung kita sekarang untuk meratakan kurva. Kita telah melakukannya sebelumnya dan kita dapat melakukannya lagi," kata Noor Hisham dalam konferensi pers yang dikutip dari Reuters, Jumat (2/10/2020).

Adanya peningkatan kasus baru-baru ini memicu kritik terhadap pemerintah setelah diketahui ada dua orang politisi dinyatakan positif terinfeksi Corona saat berkampanye di Sabah.

Selain itu, sejumlah kasus yang terkait dengan klaster pemilu di Sabah juga dilaporkan terjadi di 13 negara bagian di Malaysia di pekan ini.

Pada Kamis (1/10/2020) kemarin, sebanyak 600 siswa di Penang, Malaysia Barat menjalani tes Corona setelah satu gurunya dipastikan positif COVID-19. Guru tersebut diketahui sempat melakukan perjalanan ke Sabah untuk menemani suaminya yang ikut serta dalam kampanye di sana.



Simak Video "Kasus Corona di Malaysia Meningkat Lagi!"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/naf)