Amankah Trump dari Komplikasi COVID-19? Ini Sekilas Riwayat Rekam Medisnya

Amankah Trump dari Komplikasi COVID-19? Ini Sekilas Riwayat Rekam Medisnya

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Jumat, 02 Okt 2020 14:31 WIB
Amankah Trump dari Komplikasi COVID-19? Ini Sekilas Riwayat Rekam Medisnya
Donald Trump positif COVID-19, ini riwayat medis Trump. (Foto: AP Photo)
Jakarta -

Presiden AS Donald Trump positif COVID-19. Seperti yang diketahui, Trump kerap kali meremehkan bahaya virus Corona.

Pada beberapa pasien, infeksi COVID-19 tidak mengembangkan gejala serius dan mereka bisa sembuh dalam waktu beberapa hari. Namun tidak sedikit pula yang akhirnya mengalami gejala berat atau komplikasi COVID-19.

Ada beberapa alasan Trump berisiko mengalami dampak fatal akibat COVID-19. Pertama, dari segi usia, Trump masuk dalam kelompok dengan risiko tinggi. Kedua, menurut statistik, lebih banyak pria yang akhirnya mengalami komplikasi COVID-19 dibandingkan wanita.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam rekam jejak medisnya, pada pemeriksaan fisik tahunan yang dilakukan Gedung Putih pada awal Juni lalu menunjukkan Trump, yang saat ini berusia 74 tahun, memiliki berat badan 226 pound atau sekitar 110 kg, tinggi badan sekitar 190 cm, tekanan darah 121/79 mmHG dan denyut jantung 63 kali/menit.

Dibandingkan tahun lalu, berat badan Trump naik satu pon atau sekitar 0,45 kg yang memberikan Indeks Massa Tubuh sebesar 30,5, yang berarti, secara teknis, Trump masuk ke kriteria 'obesitas'. Kadar kolesterol Trump disebut menurun, dari 196 ke 167.

ADVERTISEMENT

Setelah pemeriksaan fisik, dr Sanjay Gupta dari CNN melaporkan Trump memiliki risiko mengalami penyakit jantung. Dokter pribadi Trump saat itu merekomendasikan untuk meningkatkan dosis obat penurun kolesterol dan perubahan gaya hidup. Tanpa perubahan tersebut, Trump berisiko mengalami penyakit jantung dalam 3-5 tahun ke depan.

Tahun lalu, dokter pribadinya menyarankan untuk menurunkan berat badan beberapa kilogram dan berolahraga lebih banyak. Namun, seperti yang dilaporkan CNN, Trump tidak mengikuti perintah dokter.

"Presiden menerima diet dan rencana olahraga tahun lalu setelah pemeriksaan fisik tahunannya, tetapi Presiden mengakui dia tidak mengikutinya," kata Hogan Gidley, wakil sekretaris pers Gedung Putih, kepada CNN.




(kna/up)

Berita Terkait