ADVERTISEMENT

Selasa, 06 Okt 2020 14:34 WIB

CDC Pastikan COVID-19 Menular Lewat Udara, Begini Cara Terbaik Melindungi Diri

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Covid-19: Bagaimana mutasi memberi petunjuk tentang penyebaran dan asal-usul virus corona CDC memastikan virus Corona COVID-19 dapat menular lewat udara. (Foto: BBC Magazine)
Jakarta -

CDC kembali mengubah pedoman soal penularan COVID-19. Setelah sebelumnya meralat panduannya tentang penularan Corona, dokumen CDC terbaru menyebut COVID-19 bisa menular lewat virus yang bertahan di udara.

Dalam unggahan di situs resminya, CDC menuliskan ada bukti penularan COVID-19 pada jarak 6 kaki atau 1,8 meter yang terjadi di ruangan tertutup dan ventilasi udara buruk.

"Beberapa infeksi bisa menyebar lewat paparan virus dalam droplet dan partikel kecil yang bisa bertahan di udara selama beberapa menit hingga beberapa jam," tulis CDC dalam unggahan bertanggal 5 Oktober 2020.

"Virus tersebut bisa menginfeksi orang dalam jarak lebih dari 6 kaki (1,8 meter) dari orang yang terinfeksi setelah orang tersebut meninggalkan ruangan," lanjutnya.

Beberapa pakar di seluruh dunia juga meyakini COVID-19 bisa menyebar lewat udara dan meminta WHO mengubah panduannya. Sebab, menjaga jarak minimal dua meter di ruangan tertutup tidak cukup menekan penyebaran COVID-19.

Bagaimana cara terbaik melindungi diri dari paparan COVID-19?

Dikutip dari Healthline, cara terbaik melindungi diri dari infeksi COVID-19 yang bisa menular lewat udara adalah sebisa mungkin menghindari pertemuan atau kerumunan di ruangan tertutup. Setiap gedung juga harus memiliki ventilasi udara yang baik agar tidak terjadi transmisi Corona di dalam ruangan.

"Cara ini memiliki efek yang baik untuk mencegah penularan virus daripada hanya sekedar physical distancing," kata Robert Glatter, pakar kesehatan New York.

"Pada akhirnya, ini berkaitan dengan pentingnya memakai masker," tambahnya.

Tips mencegah penularan COVID-19 lewat udara

Mencuci tangan, menjaga jarak, dan mengenakan masker masih tetap langkah pengamanan diri paling utama dari COVID-19.

Memakai masker sangat penting dalam mengurangi risiko penyebaran atau paparan virus lewat aerosol. Ini sebabnya, ahli menyebut penting mengenakan masker meski berada di dalam ruangan, misalnya saat di kantor.

"Tetesan aerosol yang mengandung partikel virus dapat bertahan di ruangan berventilasi buruk selama beberapa menit hingga beberapa jam," sebut Glatter.

Memakai masker, tidak hanya melindungi diri kita sendiri dari infeksi COVID-19, tetapi juga melindungi orang-orang di sekitar kita. Selain itu penting untuk menghindari berkumpul di ruangan yang ramai dan meminimalisir aktivitas di tempat umum.

"Kita harus mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan untuk melindungi diri kita sendiri dan keluarga kita seolah-olah (penularan melalui udara) menjadi cara penularan utama," kata Glatter.



Simak Video "Kasus Harian Covid-19 Jepang Tembus 100.000"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT