Rabu, 07 Okt 2020 07:55 WIB

Sering Bawa Ponsel Saat BAB? Hentikan, Ini 3 Risiko Terburuknya

Defara Millenia Romadhona - detikHealth
Man suffers from diarrhea is sitting on toilet bowl and toilet paper roll near his legs - diarrhea concept Kebiasaan bawa ponsel saat BAB bisa memicu berbagai masalah (Foto: iStock)
Jakarta -

Pernah bawa ponsel ketika buang air besar? Jika sering, sebaiknya hentikan kebiasaan itu karena bisa berdampak buruk bagi kesehatan.

Sebenarnya tidak selalu ponselnya yang salah, terkadang perilaku ketika memegang ponsellah yang menghadirkan malapetaka. Misalnya, jadi berlama-lama di toilet sehingga panggul kelelahan.

Risiko lainnya bisa dialami oleh saluran pencernaan. Buang air besar (BAB) yang terlalu lama bisa memicu kekambuhan wasir atau ambeien.

Selengkapnya, ini 3 risiko BAB dengan membawa ponsel, dikutip dari Brightside.

1. Menyebarkan bakteri

Sebuah studi menunjukkan bahwa ponsel lebih kotor daripada dudukan toilet. Ponsel yang digunakan sepanjang hari rentan menjadi sarang bakteri karena sering dipegang-pegang.

Ketika sedang buang air besar, kemungkinan besar ponsel membawa bakteri E.coli yang menyebabkan masalah usus.

2. Risiko terkena wasir

Ketika main ponsel saat BAB, seseorang akan duduk untuk waktu yang lebih lama. Jelas saja, konsentrasi untuk mengeluarkan feses terdistraksi dengan apa yang dilihat di ponsel.

Kondisi ini meningkatkan kemungkinan kamu terkena ambeien karena lebih banyak waktu yang dihabiskan di toilet di mana tekanan diberikan pada organ tubuh.

3. Disfungsi panggul

Menghabiskan waktu lama saat BAB dapat mengganggu sel-sel di tubuh dan menimbulkan masalah otot. Organ tubuh seperti usus, kandung kemih, dan organ intim bisa bermasalah karena otot dasar panggul tidak cukup kuat untuk menopangnya.

Postur tubuh juga berpengaruh pada pinggul, terutama jika membungkuk dalam waktu lama.



Simak Video "Nggak Baik! Ini Risiko Main Ponsel Sambil BAB"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)