Minggu, 11 Okt 2020 09:35 WIB

Masker Sutra Dinilai Lebih Ampuh Cegah Corona daripada Katun, Ini Alasannya

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Masker Kain Ilustrasi masker kain. (Foto: iStock)
Jakarta -

Saat memilih bahan untuk membuat masker kain, katun dianggap sebagai material terbaik untuk melindungi dari paparan dan penularan COVID-19. Namun penelitian terbaru menemukan masker berbahan sutra memberikan perlindungan lebih baik daripada katun.

Studi yang dilakukan oleh para ilmuwan di University of Cincinnati menganalisis efektivitas masker dari bahan katun, poliester, dan sutra. Mereka juga mengambil sampel kain sutra 100 persen yang tersedia secara komersial di pasaran.

Mereka kemudian mengukur hidrofobitas kain atau yang menentukan seberapa kecil partikel aerosol masuk dan keluar, serta daya tahan udara dari setiap masker. Tak lupa juga mereka pun menguji bagaimana kain bekerja setelah beberapa kali dicuci.

Hasilnya masker dengan bahan sutra mampu menahan penetrasi droplet aerosol dengan baik. Sutra juha memiliki tingkat hidrofobitas yang paling tinggi dibandingkan katun dan poliester.

"Meski masker medis dan N95 tetap menjadi perlindungan terbaik, masker berbahan sutra memiliki sifat yang membuatnya mampu menahan droplet," tulis peneliti dalam studi yang dipublikasikan dalam jurnal PLOS One.

Temuan mereka menunjukkan bahwa masker sutra mungkin merupakan alternatif yang sama efektifnya untuk masker bedah dalam skenario ini, karena pasokan masker bedah terbatas. Terlebih kain sutra juga dikenal memiliki sifat antimikroba.

"Katun memerangkap kelembapan seperti spons. Tapi, sutra bisa bernapas dan lebih tipis hingga sangat cepat kering," ujar salah satu peneliti Patrick Guerra, mengutip New York Post.

Guerra sekarang mempelajari berapa lama virus penyebab COVID-19, SARS-CoV-2, dapat hidup di sutra dan bahan lainnya.



Simak Video "Catat! Standar SNI untuk Masker Kain: Minimal Dua Lapis"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)